Indonesia Borong Tiga Gelar di AQUA SEA Badminton Final 2026
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) di Betakan, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Azizia Freda Savana, dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jepang Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengembangkan produk unggulan Aisyiyah Cabang Moyudan melalui kuliner Jepang.
Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) ini berlangsung di Betakan, Sumberrahayu, Moyudan, Sleman, 11-12 Juli 2020 dan diikuti 12 Majelis Ekonomi Aisyiyah Cabang Moyudan.
“Tujuan kami adalah membekali majelis ekonomi PCA Moyudan bagaimana memasak makanan Jepang, yaitu okonomiyaki, dan pengemasan yang ramah lingkungan sebagai ciri khas produk makanan di Aisyiyah Cabang Moyudan,” laya Azizia melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Kegiatan ini terdiri dari observasi dan pelaksanaan. Observasi dilakukan dengan mengadakan Focus Group Discussion dan pelaksaan dilakukan dengan dua kali kegiatan. Kegiatan hari pertama, sosialisaai tentang kuliner makanan Jepang yaitu okonomiyaki, dilanjutkan dengan pemberian materi dan praktek memasak okonomiyaki rasa original dengan bahan premix. Kegiatan pada hari kedua, pemberian materi dan praktek memasak okonomiyaki rasa varian yang berbahan dasar tepung lokal, dilanjutkan dengan pendampingan pengemasan yang ramah lingkungan.
“Kami merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Semoga kedepannya produk ini bisa menjadi produk unggulan Aisyiyah Cabang Moyudan dan bisa dipasarkan sehingga menjadi pendapatan bagi cabang. Kegiatan ini terpending karena pandemi, oleh karena itu kami mengurangi anggota yang mengikuti pelatihan dan tetap menerapkan protokol sesuai aturan,” kata Ketua Aisyiyah Cabang Moyudan.
Program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pembuatan okonomiyaki pada majelis ekonomi PCA Moyudan DIY ini menawarkab beberapa solusi.
Aisyiyah Cabang Moyudan mempunyai pandangan baru tentang produk makanan yang akan dikembangkan menjadi produk unggulan Aisyiyah Cabang Moyudan.
Kegiatan ini juga memotivasi anggota kelompok untuk merintis usaha individu sebagai alternatif dalam meningkatkan perekonomian dengan menggunakan resep berbahan dasar produk lokal.
Aisyiyah Cabang Moyudan saat ini memiliki merek dagang okonomiyaki yaitu “Okonomiyaki Moyu” yang dapat dimajukan bersama-sama oleh majelis ekonomi PCA Moyudan. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Rangkaian turnamen regional Haier-AQUA SEA Badminton Final 2026 di Vietnam resmi berakhir dengan raihan prestasi membanggakan bagi kontingen Indonesia.
DPUPRKP Gunungkidul mencopot bando Selamat Datang Wonosari di Logandeng, Playen karena dinilai membahayakan setelah berusia lebih dari 10 tahun.
Pemprov DIY menetapkan empat kalurahan sebagai percontohan revitalisasi Lumbung Mataraman untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 31 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dengan layanan dari Yogyakarta hingga Palur.
Pemkab Kulon Progo dan BBWS Serayu Opak mengeruk Sungai Serang untuk mitigasi banjir sekaligus memanfaatkan sedimen bagi infrastruktur Porda DIY 2027.
DPC PDIP Sleman menggelar sarasehan dan nobar film Kudatuli di Minggir sebagai pendidikan politik serta penguatan soliditas kader menuju Pemilu 2029.