UMY Tingkatkan Kemampuan Menulis Guru SMP Al Mujahidin Wonosari

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 November 2020 12:52 WIB
UMY Tingkatkan Kemampuan Menulis Guru SMP Al Mujahidin Wonosari

Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Wonosari, Gununugkidul./Istimewa

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Muh. Samsudin, dosen Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Wonosari, Gununugkidul. Dalam kegiatan ini, Samsudin meningkatkan kemampuan menulis para guru melalui workshop writing skill yang diikuti 45 guru.

“Tujuan PPM-Muhammadiyah ini adalah emberikan pendampingan penyusunan buku ajar berwawasan AIK,” kata Muh. Samsudin melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Kegiatan pengabdian ini diawali diskusi dengan kepala sekolah terkait kemempuan menulis buku jajar para guru di SMP M Al Mujahidin. Hasil diskusi tersebut dapat sesuai dengan rencana sinergi pengabdian masyarakat dalam pedmpingan penulisan buku ajar berwawasan AIK.

Selanjutnya disepakati adanya workshop yang melibatkan para guru mapel tentang strategi penulisan dan teknis pemnyusunan buku ajar. Pada saat workshop di hadirkan narasumber yang berkompeten dalam bidang penulisan buku.

“Hasil workshop  I, luarannya adalah draf sitematika buku ajar pada masing masing mapel untuk kelas X semester ganjil. Sebanyak 7 mapel pada 22 Februari 2020. Peserta diberi waktu 2 bulan untuk menyelesaikan draf buku tersebut menjadi konsep buku  yang sudah jadi. Kemudian diadakan penilaian oleh ahli terkait hasil para buku untuk yang pertama dilihat dari isi, kesesuaian, bahasa, dan cek plagiasi. Workshop II adalah penilaian dan revisi karya para guru sejumlah 7 buku tadi dan penilaian pada 25 Agustus 2020. Kemudian diberi waktu atas revisi 4 selama 1 bulan. Hasil revisi menjadi bahan untuk masuk percetakan sekaligus pengsusuran ISBN,” ujar Samsudin.

Menurut dia, program ini dapat meningkatkan kemampuan menulis para guru dan  menambah keterampilan guru dalam menyiapkan buku ajar. Pada tahap awal ada sekitar 5 guru yang sudah menulis, pada saat pelatihan ada 40 peserta yang terlibat dalam penulisan buku. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online