UKDW Kirim Mahasiswa ke Taiwan
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mengirim enam mahasiswa ke Taiwan untuk mengikuti program Global Education Experiences (GlobEES) 2026
Agenda bedah buku berjudul Upgrade yang digelar DPAD DIY dan DPRD DIY di Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Kamis (21/5)/ Harian Jogja - Catur Dwi Janati
SLEMAN - Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY berkolaborasi menggenjot budaya literasi lewat Program Bedah Buku. Di Kalurahan Sidoarum, Kapanewon Godean, Sleman, masyarakat diajak membedah buku berjudul Upgrade yang mengajak peserta untuk terus memperbaiki diri ke arah lebih baik.
Pustakawan Ahli Madya DPAD DIY, Muhammad Hadi Pranoto, menjelaskan DPAD DIY memiliki ketugasan meningkatkan minat dan budaya baca. Upaya itu salah satunya dilakukan melalui bedah buku.
Hadi mengatakan, minat baca apalagi daya baca masyarakat saat ini belum menggembirakan. Padahal, ada hubungan antara minat atau daya baca dengan daya saing masyarakat.
"Untuk DIY, jika dibandingkan dengan provinsi lain [minat baca masyarakat] masih lebih bagus. Tapi kalau bicara dengan negara lain misalnya dengan Singapura, perbandingannya jauh sekali. Bahkan, minat baca masyarakat Indonesia masih di bawah Malaysia," ujarnya.
Karena itu, program bedah buku yang digelar menjadi upaya untuk mengerek minat baca masyarakat. Hadi berharap setelah mengikuti acara ini para peserta bisa melanjutkan aktivitas membaca dan bisa memberikan contoh kepada orang di sekitarnya.
Terlebih, aktivitas kognitif membaca dan menulis tangan dapat membantu mengurangi risiko demensia. Namun tantangannya, saat ini banyak masyarakat yang aktif menggunakan ponsel tanpa diimbangi aktivitas membaca.
"Kurang bijaksana kalau saya mengatakan bahwa ponsel itu tidak baik, tetapi kalau bisa diimbangi dengan aktivitas membaca buku, maka lebih baik" katanya.
Sementara, Anggota DPRD DIY, Sofyan Setyo Darmawan, melihat buku sebagai jendela dunia, dan ilmu atau isi buku adalah pintu dunia.
"Buku adalah jendela dunia. Isinya adalah pintu. Jadi kalau buku itu jendela, isinya itu pintu. Pintu apa? pintu rezeki, pintu kehidupan, pintu kebaikan, pintu keberhasilan, sampai dengan pintu persahabatan dan pintu keberkahan," katanya.
Dalam bedah buku berjudul Upgrade, Sofyan mengajak peserta yang mayoritas generasi muda untuk tak lelah memperbaiki diri dari hari ke hari atau upgrade.
"Kita mesti selalu memperbaiki diri untuk masa depan. Masa depan kita yang paling depan, karena ada masa depan untuk hari esok yang paling dekat, dan ada masa depan yang paling depan," ujarnya.
Sofyan juga menyinggung angka prevalensi gangguan jiwa di DIY. Peningkatan literasi ini menjadi upaya mengantisipasi atau tindakan preventif dengan menghadirkan buku atau sumber literasi.
Salah satu peserta, Haritsul Junud, menilai kegiatan bedah buku semacam ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, termasuk generasi muda seperti dirinya.
"Menurut saya pribadi kegiatan ini, sangatlah bermanfaat untuk anak-anak muda sekarang" ujar pemuda yang akrab disapa Hariz itu.
Menurut Hariz, dari bedah buku ini peserta diajak memahami langsung isi buku dari penulis maupun dari pembedah lainnya. Dengan demikian, dirinya bisa lebih memahami maksud dari isi buku yang dibedah.
Hariz berharap ke depannya kegiatan semacam ini lebih rutin digelar. Dia juga meminta agar bedah buku seperti ini terus menggaet kalangan anak muda.
"Harapan saya ke depannya kegiatan seperti ini lebih banyak melibatkan anak muda, terlebih pemuda menjadi pencetus untuk masa depan. Contohnya, bedah buku berjudul Upgrade ini bisa menjadi upgrade bagi anak muda, khususnya untuk menambah pengalaman, pengetahuan dan relasi,” katanya. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mengirim enam mahasiswa ke Taiwan untuk mengikuti program Global Education Experiences (GlobEES) 2026
Turnamen padel internasional FIP Bronze di Jogja diserbu lebih dari 200 peserta dan dorong sport tourism DIY.
Jadwal bola malam ini 22–23 Mei 2026: Arema vs PSIM, final Jepang U-17 vs China, hingga laga Eropa.
Di tengah tantangan ekonomi dan perubahan tren fesyen modern, kelestarian kain wastra Nusantara justru menemukan napas baru lewat tangan-tangan kreatif
Debut Janice Tjen di Roland Garros langsung berat, menghadapi Emma Navarro di babak awal Grand Slam Paris.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta mengirim enam mahasiswa ke Taiwan untuk mengikuti program Global Education Experiences (GlobEES) 2026