Pengabdian UMY Tingkatkan Pengetahuan Guru tentang Obesitas pada Remaja

Media Digital
Media Digital Selasa, 10 November 2020 13:22 WIB
Pengabdian UMY Tingkatkan Pengetahuan Guru tentang Obesitas pada Remaja

Pelatihan Guru SMTA Muhammadiyah untuk Deteksi Dini Kegemukan dan Perlemahan Hati pada Siswa SMTA Muhammadiyah di Sleman./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Muhammad Khotibuddin, dosen Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Pengabdian Masyarakat Berbasis Perserikatan Muhammadiyah (PPM-Muhammadiyah) dengan tema Pelatihan Guru SMTA Muhammadiyah untuk Deteksi Dini Kegemukan dan Perlemahan Hati pada Siswa SMTA Muhammadiyah di Sleman.

Kegiatan pengabdian ini berlangsung pada 1 Februari sampai dengan 31 Agustus 2020 dan diikuti 48 guru

SMP dan SMA/SMK Muhammadiyah Kabupaten Sleman.

“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan tentang obesitas pada remaja, cara deteksi dini dan pengukurannya serta memberikan wawasan tentang aplikasi untuk penilaian obesitas; menambah wawasan tentang jenis makanan, pengaturan diet dan cara praktis pemilihan makanan sehat; serta memberikan dasar untuk praktik dalam melakukan pengukuran berat badan, tinggi badan, indeks masa tubuh dan interpretasinya,” kata Khotibuddin melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Kegiatan ini direncanakan berjalan dengan tatap muka langsung. Dalam perkembangannya ternyata terjadi pandemi Covid-19, sehingga diputuskan kegiatan dilaksanakan secara daring.

Tim UMY kemudian membuat media pembelajaran berupa booklet, power point dan video. Video ditayangkan melalui Youtube channel dokterefkapedia sebanyak 8 video edukasi.

Pengabdian dilanjukan diskusi awal melalui grup Whastapp. Semua peserta masuk dalam grup tersebut dan dilibatkan dalam proses pembelajaran dalam satu minggu. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dan diskusi secara langsung melalui media Zoom pada 15 Agustus 2020 selama 2,5 jam. Narasumber dalam diskusi itu adalah Bambang Edi Susyanto dengan topik obesitas pada anak dan remaja, bahaya dan deteksi dininya; Muhammad Khotibuddin dengan topik pengaturan diet pada obesitas remaja; Gina Puspita, dan dengan topik cara pengukuran antropometri. Pretest dilakukan sebelum kegiatan zoom dan posttest dilakukan setelah zoom.

“Pretest diikuti oleh 74 peserta, sedangkan posttest 48 peserta. Hasil posttest menunjukkan peningkatan dibandingkan pretest. Sertifikat kegiatan hanya diberikan kepada peserta yang mengikuti kegiatan sampai akhir termasuk postest. Semua peserta mendapat bantuan pulsa untuk mengikuti kegiatan daring tersebut,” ujar dia. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online