Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Peningkatan Perekonomian Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Nila Berbasis Teknologi Bioflok Beserta Akuntansinya./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Andan Yunianto, dosen Program Studi Akuntansi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan kegiatan bertema Peningkatan Perekonomian Masyarakat Melalui Budidaya Ikan Nila Berbasis Teknologi Bioflok Beserta Akuntansinya.
PKM berlangsung di RT 5 RW 2 Tunjungan Gatak II, pada Juni, Juli, dan Agustus 2020.
“Selain memberikan penjelasan secara langsung, kami juga memberikan outline panduan sederhana dalam pemeliharaan ikan mila dengan teknologi bioflok. Panduan ini diambil dari banyak referensi, sehingga bisa menjadi panduan praktis bagi mitra dalam pelaksanaan pemeliharaan ikan nila dari persiapan samapai dengan panen. Dengan outline panduan tersebut, mitra bisa mempelajari sendiri, lalu mempraktekannya langsung,” kata Andan melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.
Kegiatan diawali dengan belanja peralatan dilakukan oleh pendamping. Setelah barang datang, maka baru diserahkan ke mitra. Belanja perlengkapan kolam dilakukan secara offline maupun online. Belanja secara online dilakukan melalui OLX dan Tokopedia untuk mendapatkan peralatan yang dibutuhkan. Sedangkan Belanja secara offline dilakaukan untuk membeli batako sebagai dasar kolam agar posisi kolam lebih tinggi dari tanah sekitar, sehingga memperlancar aliran pembungan kolam (outlet).
Adapun peralatan yang dibeli adalah kolam terpal bulat 2 set dengan diameter 3 meter yang terdiri dari: kolam terpal bulat, rangka besi Wiremesh, Pralon outlet, tali pengikat, dan selang, kemudian aerator dengan daya cadangan, Probiotik, Selang aerator dan batu aerator, kabel dan colokan listrik, serta batako.
Pembuatan kolam dilakukan sendiri oleh mitra dengan bimbingan dari pendamping. Dasar kolam dibuat sesuai dengan minat mitra. Satu kolam dengan dasar persegi dan satu kolam dengan dasar bulat. Setelah dasar kolam dibuat dengan tatanan batako, lalu besi wiremesh dirangkai membentuk lingkaran untuk kerangka kolam terpal bulat. Setelah kolam terpasang lalu, selang aerator dan batunya dipasang dan dihubungkan ke mesin aerator.
Setelah kolam siap, maka mitra melakukan pengisian kolam dengan air sebanyak 6m3 atau setinggi 80cm. Selanjutnya kolam diberi bahan-bahan untuk membentuk bioflok oleh mitra berdasarkan outline yang diberikan pendamping kepada mitra.
“Budidaya dengan teknologi bioflok membutuhkan ketelitian dan kesabaran yang lebih besar dari budidaya dengan teknologi tradisonal. Selama pemeliharaan, mitra cenderung masih berpikir budidaya secara tradisional, sehingga di tengah pemeliharaan mitra minta untuk mengubah metode budidaya dari teknologi bioflok ke teknologi tradisional. Sehingga program ini gagal dilaksanakan secara penuhm,” ujar Andan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.