Jogja Halal Festival 2026 Resmi Diluncurkan, Bidik Pasar Global
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Masjid Baiturachim RT 02 RW 01 Patangpuluhan Wirobrajan, Kota Jogja./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Tim dosen Program Studi Teknik Mesin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang diketuai Bambang Riyanta dan beranggotakan Azhim Asyratul Azmi serta Suzadmiko Sembiring mengadakan program percontohan instalasi pemanen air hujan di wilayah RT 02 RW 01 Kelurahan Patangpuluhan.
Pengabdian berlokasi di Masjid Baiturachim RT 02 RW 01 Patangpuluhan Wirobrajan, Kota Jogja. Dalam beberapa tahun terakhir sumur warga di sekitar Masjid Baiturachim kering. Masjid sebagai pusat perubahan berkewajiban untuk mengkampanyekan kegiatan konservasi air. Kampanye konservasi air dilakukan dengan cara mengembangkan instalasi pemanen air hujan di masjid baiturachim. Air hujan dipanen dengan cara mengalirkannya dari talang ke bak penampungan yang telah dilengkapi dengan perangkat penyaringan. Air hujan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan jamaah mendukung pelaksanaan ibadah. Program ini diharapkan dapat menginspirasi pengembangan intalasi pemanen air hujan khususnya di lingkungan RT 02 RW 01 Patangpuluhan
Akibat musim kemarau dalam beberapa tahun terakhir lebih panjang dibanding musim kemarau di tahun-tahun sebelumnya serta pertambahan populasi dan kebutuhan penggunaan air bersih khususnya di wilayah DIY telah terjadi penurunan muka air tanah yang mengakibatkan warga kesulitan mendapatkan air tanah. Di sisi lain masyarakat belum memiliki budaya memanfaatkan air hujan untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari.
“Program Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka ikut membantu gerakan memanen air hujan khususnya di wilayah RT 02 RW 01 Kelurahan Patangpuluhan Kecamatan Wirobrajan. Program dilakukan dengan cara memanen air hujan untuk diinjeksikan ke sumur yang telah ada, memanen air hujan untuk disimpan dalam bak penampungan serta memanen air hujan untuk diinjeksikan dalam sumur resapan yang telah ada. Luaran dari program pengabdian masyarakat ini berupa Sistem terintegrasi talang penangkap air, saringan dan saluran pipa injeksi ke sumur, Sistem terintegrasi talang penangkap air, saringan dan saluran pipa pengarah ke bak penampungan air serta Sistem terintegrasi talang penangkap air, saringan dan saluran pipa injeksi ke sumur resapan yang telah ada,” kata Bambang melalui keterangan tertulis.
Menusur dia, dalam beberapa tahun terakhir Lingkungan RT 02 RW 01 mengalami kekeringan saat musim kemarau ditandai dengan keringnya sebagian besar sumur warga. Untuk itu perlu upaya konservasi energi yang serius untuk mencegah kekeringan di masa yang akan datang, dengan memanen air hujan adalah salah satu cara yang efektif untuk mendukung program konservasi energi tersebut. Maka diperlukan gerakan memanen air hujan di wilayah RT 02 RW 01 kelurahan Patangpuluhan. Serta dibuatlah instalasi pemanen air hujan, dan telah berhasil dibangun di masjid Baiturachim sebagai media kampanye gerakan memanen air hujan. Air hujan yang telah dipanen telah dimanfaatkan untuk keperluan ibadah dan kebutuhan jamaah serta masyarakat sekitar.(ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.