FK-KMK UGM Periksa Kesehatan Puluhan Perajin Perak Kotagede
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) UMY melibatkan pelaku UMKM telur asin Desa Grinting, Brebes, Jawa Tengah./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO—Halim Purnomo, dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mendampingi pemasaran telor asin Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah
Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini melibatkan 25 pelaku UMKM telur asin Desa Grinting. Halim mendampingi pelaku UMKUM memasarkan telur asin secara online dan mengemasnya secara menarik.
“UMY mendampingi pemasaran telur asin Grinting secara online, mulai dari proses upload produk sampai dengan teknik keuangan,” kata Halim.
Menurut dia, PPDM ini sangat efektif dan membantu masyarakat.
Siti Komariyah, perwakilan pelaku UMKM telur asin Desa Grinting meyampaikan terima kasih kepada Universitas Muhammadiyah Yogyakarta atas pendampingan pengelolaan pemasaran online telur asin. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia
DPRD Bantul meminta pengawasan potensi kebakaran lahan diperkuat hingga tingkat RT selama musim kemarau. Jumlah kasus kebakaran lahan di Bantul tercatat meningk
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.