FK-KMK UGM Periksa Kesehatan Puluhan Perajin Perak Kotagede
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Penataan Manajemen Koperasi Agro Muhammadiyah (Kopamu) dalam Upaya Peningkatan Layanan Petani./istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—Memperhatikan kesejahteraan dan layanan kepada petani adalah salah satu wujud mempertahankan pangan di Indonesia. Menindaklanjuti hal tersebut, Program Pengabdian Masyarakat UMY mengambil peran untuk memberdayakan masyarakat melalui program Penataan Manajemen Koperasi Agro Muhammadiyah (Kopamu) dalam Upaya Peningkatan Layanan Petani.
Pengabdian skema Program Kemitraan Masyarakat ini diketuai oleh Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P., IPM dan beranggotakan Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos., M.Si, Dr. Dyah Mutiarin, M.Si ini adalah solusi untuk kemajuan dan peningkatan layanan kepada Petani agar memiliki kesejahteraan perekonomian yang memadai.
Bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan kepada Kopamu yakni berupa sosialisasi tentang koperasi dan peranannya dalam perekonomian nasional. Sosialisasi ini dilaksanakan untuk menanamkan pemahaman kepada Kopamu agar semakin termotivasi dalam meningkatkan perekonomian nasioanl melalui koperasi. Selanjutnya, pada kegiatan kedua dilaksanakan persiapan pendirian Kopamu sebagai lembaga ekonomi berbadan hukum. Kedua program ini dilaksanakan serentak pada, Jumat 26 Februari 2021. Tujuan dilakukannya program in yakni untuk mengupayakan memberikan motivasi serta peningkatan layanan kepada petani khususnya di Kabupaten Sleman.

Pelatihan pertama disampaikan oleh perwakilan Dinas Koperasi Kabupaten Sleman yang menyampaikan terkait manajemen dan penyiapan pembentukan Koperasi KOPAMU untuk koperasi yang berbadan hukum dengan bantuan AD/ART. Selanjutnya, pada materi ke dua disampaikan oleh Dr. Ir. Gatot Supangkat, M.P., IPM yang menyampaikan terkait pentingnya koperasi dalam pemberdayaan ekonomi jama’ah.
“Kami merasa terbantu sekali atas materi dan sosialisasi yang difasilitasi oleh UMY. Kami lebih memahami dan semangat untuk menjalankan koperasi dengan spirit untuk meningkatkan perekonomian nasioanal, ” jelas Parijo Ketua Kopamu.
Peserta pelatihan Penataan Manajemen Kopamu dalam Upaya Peningkatan Layanan kepada Petani ini diikuti oleh para petani di Kabupaten Sleman, dan Koperasi Agro Muhammadiyah (Kopamu). Peserta menerima pelatihan dengan sangat antusias dan aktif berinteraksi selama penyampaian materi sosialisasi di sampaikan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
akultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengabdian masyarakat
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.
Panitia Pilur di Gunungkidul diminta memahami tata tertib pemilihan untuk mencegah kisruh menjelang penetapan calon lurah.
PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk melalui merek SMARTFREN berhasil mengelola lebih dari 2,19 ton sampah yang dihasilkan selama penyelenggaraan SMARTFREN Run 2026