Efisiensi Anggaran, Bantul Genjot Pariwisata Berkelanjutan
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Ir. Indira Prabasari, M.P., Ph.D., dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan penyuluhan dan pelatihan Pemenuhan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Warga Davis V Bantul Timur./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Ir. Indira Prabasari, M.P., Ph.D., dosen Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan penyuluhan dan pelatihan Pemenuhan Perbekalan Kesehatan Rumah Tangga Warga Davis V Bantul Timur.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berlangsung di Aula TK Jebugan Baru dengan tanggal pelaksanaan penyuluhan 27 Mei 2021, pelatihan tanggal 30 Juni 2021. Pesertanya adalah 15 anggota Dasa Wisma V Perumahan Rakyat Dusun Bantul Timur, Desa Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, DIY
“Tujuan PKK ini adalah menggerakkan dan memberdayakan anggota Dasa Wisma V Bantul Timur untuk memproduksi hand sanitizer sebagai upaya pemenuhan sediaan perbekalan kesehatan rumah tangga di masa pandemi covid-19,” ujar Indira.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penyuluhan, materi yang disampaikan yaitu mengenai PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dan pengenalan hand sanitizer. Peserta diberikan pengetahuan mengenai apa itu hand sanitizer, darimana asal hand sanitizer, komposisi hand sanitizer, bagaimana mekanisme kerja hand sanitizer, kapan harus menggunakan hand sanitizer dan bagaimana cara memakai hand sanitizer yang baik dan benar. Selanjutnya pelatihan dan praktik pembuatan hand sanitizer.
Pada kegiatan ini diberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer standar dan penambahan bahan pelembut dan pewangi yang didapat dari ekstrak tanaman yang tumbuh di pekarangan seperti Aloe vera, jeruk nipis, dll. Di samping peserta diberikan pengetahuan mengenai sifat dan macam bahan yang diperlukan serta analisis ekonomi sederhana sebagai bekal saat peserta memproduksi dan menjual produk hand sanitizer produk buatan Dawis V, peserta juga diberikan penguatan teknologi dengan penyerahan hibah alat yang dibutuhkan dalam pembuatan hand sanitizer.
Ketua Dawis V Bantul Timur Erna Herawati mengaku sangat terkesan dan berterima kasih kepada tim penyuluh serta Fakultas Pertanian UMY atas ilmu yang diberikan karena sangat bermanfaat sekali untuk warga Dawis V Bantul Timur.
Manfaat yang diperoleh dari pelatihan ini adalah menjadi lebih paham mengenai PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat), serba serbi hand sanitizer dan cara pembuatannya. Selanjutnya dengan adanya penguatan teknologi yang diberikan melalui hibah alat dan bahan hand sanitizer maka akan dibentuk kelompok – kelompok kecil dari anggota Dawis V secara bergilir membuat hand sanitizer untuk memenuhi sediaan perbekalan kesehatan rumah tangga anggota Dawis V maupun sebagai embrio usaha kecil warna Dawis V Bantul Timur. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD Bantul, Agung Laksmono, mendorong pengembangan pariwisata menjadi salah satu cara Kabupaten Bantul memperkuat kemandirian fiskal di tengah kebi
Sebanyak 30 hektare sawah di Palihan, Sindutan, dan Jangkaran, Temon, Kulonprogo, bertahun-tahun tak mendapat aliran irigasi Kalibawang. Petani mengandalkan sum
AS resmi larang impor robot humanoid & robot kaki empat buatan asing. FCC nilai robot ancaman keamanan nasional. China mengecam kebijakan ini!
Polresta Jogja memecah berkas 19 tersangka kasus Little Aresha Daycare menjadi dua kelompok berdasarkan dugaan peran. Jumlah korban kini mencapai 157 anak.
CEO Grammy Harvey Mason Jr. tanggapi keputusan BTS mundur dari Grammy 2027. Ia sedih tapi hormati, dan klarifikasi tujuan kategori Best Asian Pop.
KPK menetapkan empat tersangka dalam kasus OTT Pemalang, termasuk Bupati Pemalang Anom Widiyantoro dan seorang staf administrasi KPK. Penyidikan dilakukan dalam