KKN UMY Berdayakan UMKM Bangunjiwo di Masa Pandemi Covid-19

Media Digital
Media Digital Rabu, 14 Juli 2021 17:57 WIB
KKN UMY Berdayakan UMKM Bangunjiwo di Masa Pandemi Covid-19

Pemberdayaan Serta Peningkatan Kesehatan Tenaga Kerja, Pemasaran dan Branding UMKM Bakpia Safe Berbasis Teknologi Informasi Melalui Media Sosial dan E-Commerce di Wilayah Kelurahan Bangunjiwo Era Covid-19./Istimewa

Harianjogja.com, BANTUL—Program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang dibimbing Titiek Hidayati, dosen Kesehatan Masyarakat dan Kedokteran Keluarga, Program Studi Pendidikan Dokter (PSPD), Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) mengambil tema “Pemberdayaan Serta Peningkatan Kesehatan Tenaga Kerja, Pemasaran dan Branding UMKM Bakpia Safe Berbasis Teknologi Informasi Melalui Media Sosial dan E-Commerce di Wilayah Kelurahan Bangunjiwo Era Covid-19”.

Pengabdian ini berlangsung di Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, pada 14-18 Maret 2021 dan diikuti pemilik dan pekerja di UMKM Bakpia Safe. “Tujuan kami adalah untuk membantu para mitra terutama pada permasalahan teknik marketing dan branding produk melalui sosial media dan e-commerce agar mampu meningkatkan  pendapatan UMKM selama masa pandemi Covid-19 serta membantu agar mitra dapat menerapkan kesehatan dan keselamatan kerja dalam usaha yang dijalankan sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan dan kesakitan akibat kerja.” Kata Titiek melalui keterangan tertulis kepada Harian Jogja.

Meskipun telah terjadi pandemi Covid 19, namun tidak menyurutkan langkah mitra dalam mengikuti kegiatan ini. Pelatihan ini membutuhkan kegiatan yang memerlukan demostrasi membuat akun media sosial dan e-commerse, serta latihan membuat branding pada produk Bakpia Safe. Acara penyuluhan dan pelatihan berlangsung dengan protokol kesehatan Covid 19. Protokol tersebut yaitu pelaksanaan di ruangan yang cukup luas milik mitra, jumlah peserta adalah 10 orang, sehingga para peserta dapat menjaga jarak/physical distancing. Sebelum dan setelah pelaksanaan tempat sudah dibersihkan. Saat pelaksanaan penyuluhan, pembicara dan peserta selalu mengenakan masker untuk mencegah penularan melalui air liur dan udara, selain itu makanan dibawa pulang untuk menghindarai keterpaksaan membuka masker saat penyuluhan. Metoda penyuluhan yaitu menggunakan audiovisual untuk menampilkan media power point dan video, setelah selesai penyuluhan dilakukan diskusi. Evaluasi kefahaman dilakukan dengan memberikan pertanyaan sehingga dapat mengukur tingkat peningkatan kefahaman setelah dilakukan penyuluhan, pelatihan dan diskusi.

Muatan presentasi power point adalah tentang bagaimana cara branding produk, penggunaan media sosial serta pemasaran online shop melalui e-commerse. Sedangkan video berisi tentang bagaimana cara mengupload barang pada media-media penjualan, mempromosikan produk-produk melalui media sosial dan terkait kesehetan keselamatan kerja yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha dan pekerja. “Peserta berharap adanya penyuluhan dan pelatihan serupa sehingga dapat meningkatkan wawasan dan kemampuan, peserta merasa penyuluhan dan pelatihan ini sangat bermanfaat,” kata Titiek. Sasaran program ini adalah mitra UMKM Bakpia Safe sehingga penyuluhan ini dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemasaran produk dan kesehatan keselamatn kerja agar dapat meningkatkan produksi dan keuntungan dengan menerapkan kerja yang ergonomis sehingga para pekerja dapat terlindungi dan proses produksi dapat berjalan dengan baik.

Menurut Titiek, pengetahuan dan ketrampilan masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan media sosial dalam promosi dan pemasaran produk serta penerapan kesehatan keselamatan kerja dalam usaha masih perlu ditingkatkan. Hal ini dapat diketahui dengan cara memberikan pertanyaan-pertanyaan sebelum penyuluhan atau program dilaksanakan. “Program pemberdayaan masyarakat  ke depan diharapkan dapat mencari metode yang lebih sesuai dan sering untuk pemberdayaan di masyarakat,” ujar dia. (Adv)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online