Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris Rilis Promo Gudeg Mercon Bakar
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Peningkatan kualitas rebranding produk kripik pare di Desa Poncosari,Srandakan, Bantul.
Harianjogja.com, BANTUL—Imam Suprabowo, dosen Komunikasi dan Penyiaran Islam Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengisi Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan kegiatan bertema Peningkatan kualitas rebranding produk kripik pare di Desa Poncosari,Srandakan, Bantul.
PPDM berlangsung di Pedukuhan Koripan, Poncosari, Srandakan pada hari Sabtu tanggal 24 April 2021 dari pukul 13.00 hingga 17.30 WIB dan diikuti delapan orang dari kelompok masyarakat di pedukuhan Koripan (Pok Giat)
Kegiatan terdiri dari beberapa tahapan dan berbagai tahapan tersebut telah dilaksanakan sebelumnya. Berbagai tahapan kegiatan tersebut yaitu kegiatan diskusi dengan mitra masyarakat, perancangan rasa baru, perancangan merek, perancangan logo, perancangan maskot, pendesaian tampilan muka dan jenis kemasan baru, produksi jenis kemasan baru, dan diakhiri dengan latihan pembuatan porduk baru dengan varian rasa baru.
Pelatihan pembuatan produk dilakukan di rumah ketua kelompok masyarakat dengan dihadiri anggota kelompok secara terbatas. Hal ini untuk menjaga protokol kesehatan karena kegiatan dilakukan masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Selain itu kegiatan dilakukan di ruangan terbuka dan semua peserta mengenakan masker.
Kegiatan dimulai dengan memasakan kripik pare dengan tiga varian rasa yaitu gurih, pedas, dan manis. Rasa gurih merupakan rasa umum kripik pare, hanyasaja dalam produk yang akan dibuat ditambahkan bahan penyedap rasa sehingga semakin terasa gurih. Rasa pedas didapatkan dengan memasak kembali kripik pare biasa atau rasa gurih dengan sambal balado. Adapun rasa manis didapatkan dengan memasak kembali kiripik pare dengan gula jawa yang telah diencerkan. Untuk meningkatkan kerenyahan (kirpsi) kripik, maka kripik pare yang telah dimasak dioven dahulu secukupnya. Setelah produk jadi dalam tiga varian rasa maka dijelaskan kepada masyarakat mengenai kemasan baru. Dijelaskan mengenai merek, logo, dan maskot produk. Selain itu dijelaskan pula cara produksi kemasan yaitu dengan memproduksi sticker glossy yang ditempelkan pada muka kemasan standing pouch campuran plastik dan almunium foil. Dijelaskan pula bahwa dengan peningkatan kualitas kemasan tersebut, terdapat biaya tambahan sehingga harga kripik perlu dinaikkan. Selain itu, dengan kemasan yang elegan, daya jual kripik juga semakin meningkat. Masyarakat sepakat dan yakin untuk meningkatkan harga. Setelah kemasan jadi, produk kemas dengan kemasan baru. Kegiatan pelatihan diakhir dengan tanya jawab dan foto bersama. Selain itu dilakukan pula evaluasi kegiatan bersama anggota kelompok dan penyerahan bantuan berupa alat masak serta bahan baku produk sebagai tambahan modal.
Ketua kelompok masyarakat, Sujatno menyambut baik program pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan. Menurutnya kegiatan dapat dilanjutkan atau dikembangkan sehingga inovasi yang telah terjadi di masyarakat dalam bentuk varian rasa keripik pare dapat lebih berkembang lagi. Ibu-ibu anggota kelompok masyarakat juga merasa terbantu dengan kegiatan pelatihan karena dapat menjadi peluang meningkatkan penghasilan di tengah kondisi Covid-19 yang terkadang menyulitkan.
“Berdasarkan hasil evaluasi, peserta merasa positif dengan pelatihan yang dilakukan dan juga berbagai rangkaian kegiatan sebelumnya. Mereka juga terlihat memahami manfaat peningkatan produk dan kemasannya yang telah dilakukan,” ujar Imam. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Microsoft diguncang skandal dugaan penggunaan server Azure untuk pengawasan warga Palestina. GM Microsoft Israel resmi dicopot.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha