CEO GOTO Ungkap Strategi Bikin Cuan Perusahaan
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Penyerahan alat-alat hasil pengabdian masyarakat dari tim dosen UMY yang diterima Ketua Pemberdayaan Masyarakat Pimpinan Ranting Muhammadiyah Nitikan Jogja, Syarif Hudoyo, beberapa waktu lalu.-Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pandemi Covid-19 telah berlangsung lebih dari satu tahun dan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan kasus bahkan yang terjadi adalah semakin meningkatnya jumlah kasus.
Penularan virus ini dapat terjadi melalui droplet dari sesama manusia ataupun melalui media lain seperti benda padat yang telah terkontaminasi virus.
Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan, menjaga jarak, dan memakai masker. Selain itu, benda yang bisa menjadi media penularan sebaiknya selalu didisinfeksi dengan menggunakan cairan disinfektan.
Penggunaan disinfektan berbentuk cairan sudah jamak digunakan masyarakat dalam kegiatan sehari-hari. Namun, ada cara lain untuk disinfeksi yang belum banyak dikenal yakni dengan melakukan penyinaran sinar ultrabiolet (UV) terhadap benda yang terkontaminasi.
Sebenarnya peralatan disinfeksi dengan sinar UV telah beredar di pasaran namun harga beli yang sangat tinggi tidaklah terjangkau untuk kalangan masyarakat kelas bawah. Karena itu, tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang terdiri dari Tony K. Hariadi, Maria Ulfa, Widyasmoro dan Ibnu Jayusman membuat program pengabdian dengan membantu menyediakan perangkat disinfektan dengan sinar UV yang bisa dibuat sendiri dengan harga yang jauh lebih murah.
Bekerja sama dengan Bidang Pemberdayaan Masyarakat PRM Nitikan, Umbulharjo, tim UMY ini memberikan edukasi terhadap masyarakat mengenai cara lain melakukan disinfeksi benda. Selain itu, masyarakat juga diajarkan cara membuat UV chamber sebagai alat disinfeksi.
“Kendati demikian, penggunaan UV chamber sebenarnya memiliki risiko bagi organ tubuh manusia seperti kulit dan mata jika terpapar langsung. Tim UMY juga memberikan edukasi untuk menghindari risiko-risiko yang mungkin terjadi,” ucap Tony dalam rilis kepada Harian Jogja, Minggu (18/7/2021).
Dalam pembuatan UV chamber, tim UMY sebisa mungkin menggunakan alat dan bahan yang mudah dijangkau atau diadakan sendiri oleh masyarakat, yakni dengan kotak kardus dan kotak plastik dan juga lampu UV dengan merk Phillips yang sudah dijamin kualitas serta mudah didapatkan.
Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat PRM Nitikan, Umbulharjo, Syarif Hudoyo, turut membantu membagikan petunjuk penggunaan UV chamber dan juga cara pembuatannya. Dengan adanya UV chamber dengan harga terjangkau ini, masyarakat akan lebih mudah dalam mendisinfeksi benda terkontaminasi, utamanya di masa PPKM ini dimana hampir seluruh kebutuhan dibeli secara daring. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GOTO mencatat laba bersih Rp252 miliar pada kuartal II-2026. Bisnis Fintech menjadi kontributor utama dan melampaui ODS untuk pertama kalinya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.