YP Fest Perdana Tembus 15.000 Penonton, Akan Jadi Agenda Tahunan
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Melalui Pembuatan dan Pelatihan Trainer Elektropneumatik./Istimewa
Harianjogja.com, BOROBUDUR—Ir. Aris Widyo Nugroho, S.T., M.T., Ph.D, dosen Program Studi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Peningkatan Kompetensi Guru dan Siswa SMK Muhammadiyah 2 Borobudur Melalui Pembuatan dan Pelatihan Trainer Elektropneumatik.
Pengabdian kepada masyarakat dengan skema program kemitraan masyarakat (PKM) ini berlangsung di SMK Muhammadiyah 2 Borobudur pada Januari-Juli 2021 dan diikuti tujuh guru dan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
“Tujuannya adalah meningkatkan kemampuan guru dan siswa dalam program teknik otomasi dan kemampuan dasar perakitan sistem elektropneumatik,” kata Aris.
Pelatihan dirancang dalam dua bentuk proses pembelajaran, yaitu teori dan praktik menggunakan trainer elektropneumatik yang sudah dibuat. Modul trainer dibuat sendiri oleh tim pengabdian masyarakat yang bekerja sama dengan CV Mandiri Putra.
Setelah dilakukan percobaan, modul trainer elektropneumatik kemudian diserah terimakan kepada pihak SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. Selanjutnya dilakukan sosialisasi dan pelatihan terkait cara pembuatan, penggunaan, dan perawatan trainer elektropneumatik.
Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahap. Tahap pertama adalah pre-test, dilaksanakan secara online menggunakan link yang sudah disediakan, berisi beberapa soal terkait dengan elektropneumatik. Modul elektropneumatik dasar akan muncul apabila peserta selesai melakukan pre-test. Tahap kedua adalah penyampaian materi yang berisi penjelasan secara teoritis terhadap modul yang sudah diterima peserta, diataranya struktur aliran sinyal sistem elektropneumatik, komponen elektropneumatik, dan lain sebagainya. Tahap ketiga adalah praktek pengenalan dan instal rangkaian. Peserta akan mendesain rangkaian elektropneumatik sederhana pada software “pneumatic developer”, kemudian melakukan simulasi apakah rangkaian sudah dapat berjalan dengan benar atau belum. Tahap keempat adalah post-test untuk mengevaluasi hasil dari pelatihan yang telah dilaksanakan. Hasil dari post-test menunjukkan bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman dan skill peserta, baik siswa maupun guru terhadap desain dan rangkaian eletropneumatik.
Dra. Nida Ul Khasanah selaku Kepala Sekolah SMK Muh 2 Borobudur mengatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peningkatan kompetensi guru dan siswa dalam bidang elektropneumatik, harapan kedepan kerjasama ini tetap berlanjut.
Perancangan dan pembuatan alat Trainer Elektropneumatik dasar telah berhasil dilaksanakan, dan telah diserahkan kepada SMK Muhammadiyah 2 Borobudur. Pelatihan tersebut berhasil meningkatkan pemahaman tentang sistem elektropneumatik kepada siswa dan gurunya. Kedepan alat akan lebih disempurnakan lagi demi meningkatkan proses belajar mengajar pada murid didik SMK dalam proses simulasi program Elektropneumatik lanjut berbasis PLC. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah musisi ternama tampil memeriahkan FYP Fest, di antaranya NDX AKA, Denny Caknan, Guyon Waton, Trio Macan, dan Lavora
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.
Program Jembatan Garuda telah mencapai 1.416 titik pembangunan dan menghubungkan 7.371 desa serta kelurahan di Indonesia.
BGN memprioritaskan pembangunan dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi untuk mempercepat intervensi gizi penerima manfaat.
KPK memeriksa saksi OTT Bupati Pemalang dan mendalami dugaan suap proyek serta jual beli jabatan dengan barang bukti lebih dari Rp2 miliar.
PAD sektor wisata Gunungkidul mencapai Rp43,3 miliar hingga akhir Juli 2026 dan melampaui target di tengah evaluasi penarikan retribusi.