UMY Rintis Fasilitas Rumah Pintar di Piyungan

Media Digital
Media Digital Jum'at, 30 Juli 2021 21:57 WIB
UMY Rintis Fasilitas Rumah Pintar di Piyungan

Ir. Sotya Anggoro, S.T., M.Eng., dosen Progra, Studi Teknologi Mesin Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Merintis Fasilitas Rumah Pintar di Tengah Masa Pandemi Dengan Sentra Kriya Pelatihan Menjahit./Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Ir. Sotya Anggoro, S.T., M.Eng., dosen Progra, Studi Teknologi Mesin Program Vokasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Merintis Fasilitas Rumah Pintar di Tengah Masa Pandemi Dengan Sentra Kriya Pelatihan Menjahit.

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung di Dusun Wanujoyo Lor, Srimartani, Piyungan, Maret – Agustus dan diikuti 20 orang dari Kelompok Jahit Mandiri

“Rumah pintar salah satu kegiatannya bisa melakukan pelatihan keterampilan,” kata Sotya.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan. Tahap pertama dimulai dengan melakukan koordinasi dengan Pengurus Paguyuban Warga RT01 dusun wanujoyo. Koordinasi yang dilakukan meliputi persiapan Sosialisasi, kemudian rencana pelatihan dan pendampingan.

selajutnya dilakukan persiapan pelaksanaan pengabdian. Pada pengabdian ini disumbangkan beberapa alat yaitu berupa mesin jahit dan Mesin Obras skala produksi merk Juki dan perlengkapannya, serta berbagai peralatan untuk menjahit seperti guntuing, penggaris, penggaris pola, meteran dan lain – lain.

Pelaksanaan pelatihan menjahit yang didampingi oleh mentor profesional dengan metode teori pendahuluan yang diberikan di awal dan kemudian lebih banyak sambil langsung mempraktekkan dengan membuat pola dan langsung memegang mesin jahit. Pelatihan dimulai dari awal yaitu dengan pembuatan pola hingga sampai bisa menghasilkan produk jadi berupa Kemeja dan celana.

Ketua kelompok jahit mandiri menyampaikan bahwa program pengabdian yang dilaksanakan sangat membantu warga dalam pengembangan keterampilan dimana skil tersebut bisa dipakai untuk menunjang perekonomian warga, apalagi dalam masa sulit saat ini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah terlaksana dan mendapatkan sambutan yang baik oleh masyarakat di Dusun Wanujoyo Lor pada umumnya dan kelompok jahit mandiri pada khususnya.

Dengan adanya program pengabdian ini terwujudnya tempat yang bisa selalu dipakai secara berkala untuk mengadakan pelatihan menjahit bagi warga masyarakat yang menginginkan penambahan skil atau keterampilan maupun yang ingin berlatih agar lebih menguasai keterampilan dalam menjahit. (ADV)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online