Tak Sekadar Gowes, Amazing Race Ajak Peserta Kenali Sumbu Filosofi Jogja
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Fanny Monika, dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Peningkatan Kesiapsiagaan SMP Muhammadiyah 1 Gamping dalam Memasuki Pembelajaran Offline Selama Masa Pandemi Covid-19./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL—Fanny Monika, dosen Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertema Peningkatan Kesiapsiagaan SMP Muhammadiyah 1 Gamping dalam Memasuki Pembelajaran Offline Selama Masa Pandemi Covid-19.
Program Kemitraan Masyarakat (PKM) berlangsung di SMP Muhammadiyah 1 Gamping, 27 Juli 2021, dan diikuti 15 Guru dan Siswa SMP Muhammadiyah 1 Gamping.
“Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesiap siagaan SMP Muhammadiyah 1 Gamping dalam memasuki pembelajaran offline,” kata Fanny.
Sekolah tatap muka pada 2021 telah diputuskan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri terbaru, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri. Kepala daerah dapat melakukan pembukaan sekolah tatap muka secara serentak atau bertahap. Keputusan ini merupakan langkah yang disepakati bersama antara Satgas Covid-19, Kemendikbud, Kemenko PMK, Kemenag, Kemendagri, dan pemerintah daerah. Ada 6 poin yang harus dipenuhi setiap sekolah apabila ingin menerapkan pengajaran tatap muka, antara lain : sanitasi, fasilitas kesehatan, kesiapan menerapkan wajib makser, thermo gun, pemetaan satuan pendidikan untuk tahu siapa yang punya komorbid, dan persetujuan komite sekolah dan orang tua wali.
Mitra dalam pengabdian ini adalah SMP Muhammadiyah 1 Gamping. SMP Muhammadiyah 1 Gamping merupakan salah satu sekolah yang mulai mempersiapkan pembelajaran secara tatap muka pada Tahun 2021. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesiap siagaan sekolah untuk pelaksanaan sekolah offline. Dalam pengabdian ini upaya mitigasi yang dilakukan yaitu berupa melengkapi fasilitas sanitasi seperti wastafel portable injak untuk menghindari sentuhan langsung antara tangan dengan keran air, menempelkan media poster yang berisi cara mencuci tangan yang baik dan benar serta menyediakan alat thermo gun.
Umi Rochmiyati, S.Pd, kepala sekolah SMP Muhammadiyah 1 Gamping mengungkapkan bahwa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat karena adanya wastafel portabel injak akan memudahkan untuk dipindahkan sesuai dengan kebutuhan dan kegiatan di sekolah.
Kegiatan pengabdian berjalan dengan lancar, namun sampai saat ini SMP Muhammadiyah 1 Gamping belum bisa melaksanakan sekolah secara offline dikarenakan kasus positif yang semakin meningkat pasca libur lebaran, sehingga belum bisa diketahui seberapa besar efektifitas upaya mitigasi yang telah dilakukan. (ADV)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage
Bayi gajah sumatra jantan lahir di Tesso Nilo diberi nama Ganesha. Ini merupakan anak keenam Lisa dari perkawinan dengan gajah liar.
Stok MinyaKita menipis? Pedagang Bantul bisa mengajukan pasokan ke Bulog dengan syarat NIB, KTP, email, dan nomor telepon.
Pedagang pasar Jogja menghadapi tekanan daya beli dan pedagang keliling. Disdag menyiapkan event, keringanan retribusi hingga live selling.
KPK menyebut Ombudsman dapat melaporkan dugaan pungli di lapas dan rutan jika data lengkap, termasuk temuan di Cibinong dan Pondok Bambu.
Kementan menargetkan tambahan 600.000 sapi perah hingga 2029 untuk memperkuat produksi susu lokal dan menekan ketergantungan impor.