Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (UID Jateng & DIY) menyelenggarakan program pelatihan kreatif bertajuk Srikandi Movement pada 30–31 Juli 2025 di Sekolah SLB B Yakut, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. - ist
PURWOKERTO—PT PLN (Persero) melalui Srikandi PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta (UID Jateng & DIY) menyelenggarakan program pelatihan kreatif bertajuk Srikandi Movement pada 30–31 Juli 2025 di Sekolah SLB B Yakut, Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif “Srikandi Sahabat Anak” yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan inklusif melalui penguasaan keterampilan digital, khususnya bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
Dengan mengangkat tema “Lebih dari Sekadar Kata: Berkarya dengan Hati, Bersuara Lewat Desain”, kegiatan ini memberikan pelatihan pembuatan desain digital menggunakan Canva serta editing video melalui aplikasi CapCut kepada 47 siswa tunarungu dan tunawicara tingkat SMP dan SMA. Seluruh rangkaian pelatihan dilaksanakan secara interaktif dan aplikatif, menghadirkan mentor dari Dilesin Academy, dan disusun secara khusus agar mudah diikuti oleh para siswa.
Turut hadir dalam acara puncak pada 31 Juli 2025, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas, Joko Wiyono, yang memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi PLN dalam mendukung pengembangan keterampilan siswa berkebutuhan khusus.
“Anak-anak SLB ini hidup di era teknologi. Oleh karena itu, perlu kita bekali dengan ilmu digital. Paling tidak, mereka bisa berkarya bagi dirinya dan bisa bermanfaat bagi lingkungannya. Terima kasih kepada Srikandi PLN atas perhatiannya, karena ini adalah bagian dari “Education for All”, ujarnya.
General Manager PLN UID Jateng & DIY, melalui Ketua Srikandi PLN UID Jateng & DIY, Indri Megananda, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata komitmen PLN dengan semangat kemerdekaan mendukung pendidikan berkualitas dan pemberdayaan masyarakat inklusif melalui pendekatan berbasis keterampilan digital.
BACA JUGA: Resep Kudapan Akhir Pekan, Vietnamese Spring Rolls
“Kami percaya, setiap anak memiliki potensi untuk berkarya. Melalui pelatihan ini kami berharap para siswa dapat mengembangkan kreativitasnya, sekaligus mengenalkan karya mereka ke dunia luar secara mandiri”, ujarnya.
Lebih lanjut, Indri menambahkan, Srikandi PLN mengusung misi pemberdayaan perempuan, disabilitas, dan kaum rentan, termasuk inklusivitas.
“Kami hadir di sini untuk menjalankan misi PLN, kami tidak asal pilih untuk sekolah yang kami bantu untuk workshop ini. Kami sudah cek track record prestasinya, terbukti dalam dua hari ini anak-anak dari pengajar bisa mengikuti", pungkas Indri. (Advetorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng memperluas program Satu OPD Satu Desa Dampingan yang kini menjangkau 641 desa untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal PSIM Jogja vs Persija pada 10 Oktober 2026 dimajukan ke pukul 15.30 WIB di Stadion Sultan Agung karena pertimbangan keamanan.
SPP-TDLN mulai memungut PPN transaksi digital luar negeri sejak 25 September 2026 dengan melibatkan perbankan dan fintech.