Workshop Literasi Keuangan di Wukirsari Dorong Anak Muda Jadi Duta Keuangan Sehat
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Para juara Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2025 berpose bersama President Director AHM Mr. Susumu Mitsuishi (kanan ke-4) dan Vice President Director AHM Thomas Wijaya (kiri ke-4) usai meraih predikat terbaik pada kompetisi layanan sepeda motor Honda di tingkat nasional./ Ist
JAKARTA - PT Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan pelayanan terbaik kepada konsumen setia sepeda motor Honda dengan menyelenggarakan Kontes Layanan Honda Nasional (KLHN) 2025. Memasuki tahun ke-16 pelaksanaannya. KLHN menjadi ajang strategis untuk mengasah kompetensi dan memperkuat budaya layanan Satu Hati dengan konsumen, sekaligus apresiasi atas dedikasi layanan tim garda terdepan jaringan penjualan dan purna jual sepeda motor Honda di seluruh Indonesia.
Dengan mengusung tema “Lebih Dekat, Lebih Hangat”, KLHN 2025 merefleksikan semangat untuk membangun koneksi antara jaringan sepeda motor Honda dan konsumennya. Tema ini tidak hanya menjadi semangat dalam menghadirkan pelayanan yang lebih personal, empati, responsif dan tulus, namun juga memperkuat peran tim layanan dalam memberikan pelayanan yang hangat dan penuh kepedulian di setiap titik interaksi, baik secara langsung maupun digital.
Sebagai ajang tahunan yang ditunggu-tunggu, KLHN 2025 mempertandingkan tujuh kategori, yakni Dealer/AHASS Head, Team Leader, Sales People, Non-Sales People (Cashier, Admin, Part Counter), Deliveryman, Customer Retention Officer, serta Best Main Dealer.
Antok Yuniarso, General Manager Honda Customer Care Center (HC3) AHM menyampaikan bahwa KLHN bukan hanya sebuah kontes, melainkan bentuk nyata dari investasi berkelanjutan perusahaan terhadap kualitas sumber daya manusia dalam ekosistem bisnis Honda.
“Melalui KLHN, kami ingin memperkuat semangat kolaboratif dan pendekatan yang berfokus pada empati di seluruh jaringan Honda. Pelayanan yang tulus dan hangat bukan hanya membangun kepuasan, tetapi juga menciptakan kepercayaan dan loyalitas jangka panjang dari konsumen,” ujarnya.
Kontes KLHN tahun ini diikuti oleh 9.192 peserta dari berbagai lini layanan sepeda motor Honda di seluruh Indonesia. Para peserta melewati proses seleksi ketat di tingkat regional yang dikelola oleh 29 Main Dealer Honda, hingga akhirnya terpilih 200 peserta terbaik sebagai finalis untuk mengikuti tahapan penilaian nasional yang berlangsung di Jakarta pada 11–14 Agustus 2025. Para finalis ini terdiri dari talenta terbaik yang siap menunjukkan keunggulan keterampilan, pengetahuan, dan sikap dalam menghadirkan layanan yang tidak hanya memenuhi ekspektasi konsumen, tetapi juga mampu menciptakan pengalaman yang berkesan.
KLHN 2025 juga menghadirkan berbagai sesi pembekalan inspiratif yang dibawakan oleh para profesional industri dan perwakilan konsumen. Proses penjurian pun dilakukan secara menyeluruh dan komprehensif, dengan melibatkan para pakar dan praktisi layanan untuk memastikan standar yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kualitas layanan terbaik. (***)
Daftar Pemenang Kontes Layanan Honda Nasional 2025
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Desa Wisata Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Bantul, menjadi lokasi workshop literasi keuangan yang mempertemukan anak-anak muda dengan pengelola desa wisata
Sinergi tersebut dibahas dalam Overview Implementasi SIPD RI-SP2D Online dan evaluasi Optimalisasi Penggunaan KKI/KKPD di Semarang, Jumat (11/9/2026).
Amazon menghentikan sementara operasi dengan 21 Air setelah pesawat kargo kecelakaan di Miami yang menewaskan lima orang.
Sebanyak 114 korban Kapal Virgo Transport 8 ditemukan, 108 selamat dan 6 meninggal. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
KK perlu diperbarui setelah menikah, cerai, kelahiran hingga perubahan data. Simak 8 kondisi, syarat, dan cara mengurusnya.
Gen Z mulai meninggalkan sapaan “halo” saat mengangkat telepon. Kebiasaan ini dipengaruhi komunikasi digital dan kekhawatiran penipuan AI.