Kimaya Sudirman Yogyakarta by Harris Rilis Promo Gudeg Mercon Bakar
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
SPKLU PLN.ist
JOGJA – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) melalui salah satu unitnya yakni PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Penguatan Ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai” pada Rabu, 27 Agustus 2025 di Yogyakarta.
FGD ini menjadi wadah kolaborasi antara PLN, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, Balai Besar Survei dan Pengujian Ketenagalistrikan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (BBSP K-EBTKE), Project Management Unit (PMU) Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicle (ENTREV), Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (UGM), serta mitra strategis lainnya.
BACA JUGA: Hari Pelanggan, PLN Dukung Percepatan Pelayanan Listrik di KDMP Gedawang
Sub Koordinator Penyiapan Ketenagalistrikan, Muhammad Fudholah, menyatakan bahwa FGD ini penting untuk mendukung transisi energi menuju kendaraan listrik, yang diharapkan dapat mengurangi impor minyak mentah dan subsidi BBM pada 2030.
"Kami berharap kegiatan FGD ini bisa terus berlangsung untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat luas dan pemerintah daerah terkait pengembangan ekosistem listrik, baik kendaraan listrik maupun fasilitas pendukung seperti SPKLU. Transisi menuju kendaraan listrik diharapkan dapat mulai terbentuk pada 2030, sehingga dapat mengurangi impor minyak mentah dan subsidi BBM. Semoga kegiatan ini dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan ke beberapa kota lainnya," ujar Fudholah.
Bidang ESDM Dinas PUP ESDM DIY, Yustina Ika Kurniawati, menambahkan bahwa FGD ini menjadi langkah maju di DIY untuk mendorong masyarakat beralih ke kendaraan listrik ramah lingkungan, serta berharap sinergi PLN dan ESDM menghadirkan lebih banyak SPKLU di daerah.
"Acara FGD ini merupakan langkah maju di DIY dalam mendukung keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik dengan melibatkan pemerintah daerah, pusat, BUMN, akademisi, hingga sekolah kejuruan. Harapannya makin menggugah masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik ramah lingkungan, sehingga mampu mengurangi emisi dan mendukung transisi energi di DIY," ujar Yustina.
Di Provinsi D.I. Yogyakarta sendiri saat ini telah tersedia 24 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), 2 (dua) unit SPKLU roda 2, dan 18 unit Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) yang tersebar di seluruh D.I. Yogyakarta serta dapat dengan mudah diakses melalui aplikasi PLN Mobile. Dia juga berharap adanya sinergi antara PLN dan ESDM, termasuk pembangunan SPKLU baru dan kolaborasi komunitas agar semakin banyak kendaraan listrik di DIY.
Sementara itu Sigit Hari Wibowo, Manager PLN UP3 Yogyakarta menyambut baik kolaborasi antara PLN, Pemerintah, Akademisi dan Komunitas dalam mendukung tercapainya transisi energi. Dia juga memastikan bahwa PLN siap untuk memenuhi kebutuhan energi listrik dalam menyambut peningkatan pengguna KBLBB di Yogyakarta.
"Ini sebuah sinergi yang menjadi katalisator bagi berbagai pihak. Pemerintah dan PLN mengajak masyarakat melalui komunitas salah satunya, untuk memanfaatkan energi listrik yang tersedia guna memenuhi kebutuhan KBLBB di Yogyakarta," pungkas Sigit.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa PLN berkomitmen tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga membangun ekosistem yang menyeluruh agar masyarakat merasa nyaman dalam menggunakan kendaraan listrik.
“Transisi menuju kendaraan listrik bukan hanya soal teknologi, tetapi juga soal kepercayaan masyarakat. PLN hadir untuk memastikan bahwa ketersediaan listrik, infrastruktur SPKLU, dan layanan pendukung dapat diakses dengan mudah, aman, dan andal. Dengan kolaborasi yang solid seperti FGD ini, kami yakin Yogyakarta bisa menjadi salah satu role model pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,” jelas Bramantyo.
Diskusi juga menyoroti pentingnya regulasi yang mendukung, penyediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai, riset teknologi baterai, hingga upaya pengelolaan limbah elektronik secara ramah lingkungan. Dengan langkah-langkah ini, ekosistem kendaraan listrik diharapkan dapat berkembang secara cepat, terintegrasi, dan memberi manfaat jangka panjang bagi lingkungan serta perekonomian nasional. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Industri perhotelan di Indonesia terus bergerak dinamis. Di tengah meningkatnya minat masyarakat terhadap perjalanan bisnis dan wisata, The Ascott Limited.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini dibuka di Alun-Alun Kidul dan drive thru Balai Kota Jogja. Cek syarat perpanjangan SIM terbaru.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.