JABFEST 2026 Digelar Dua Pekan, Hadirkan Alissa Wahid hingga Saut Situmorang
JABFEST 2026 digelar 30 September-12 Oktober di The Ratan dengan menghadirkan Alissa Wahid, Martin Suryajaya hingga Saut Situmorang.
Penampilan Pamungkas dalam konser Mini Solitaire di JNM Bloc, Kota Jogja, pada Minggu (12/10/2025) malam. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Musikus Pamungkas menggelar konser bertajuk Mini Solitaire di Jogja National Museum (JNM) Bloc, Minggu (12/10/2025) malam. Sejak pintu gerbang dibuka pukul 17.00 WIB, ratusan penonton mulai memadati area konser meski hujan ringan sempat turun.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Pamungkas muncul di panggung utama diiringi sorak penonton. Lagu One Bad Day menjadi pembuka penampilan malam itu. Tanpa jeda panjang, ia melanjutkan dengan Modern Love dan Kenangan Manis, yang disambut koor penonton yang ikut bernyanyi dari awal hingga akhir lagu.
Konser berdurasi sekitar 2,5 jam itu terasa padat. Total 30 lagu ia bawakan secara langsung, termasuk karya terbarunya yang berjudul Sambung. Lagu baru tersebut menjadi salah satu momen paling meriah malam itu karena disambut antusias oleh para penggemar.
Di sela-sela konser, Pamungkas menyampaikan refleksi pribadi tentang proses kreatif di balik album Solitaire. Ia mengaku sempat melalui masa jeda panjang setelah periode produktifnya sejak 2018.
“Setelah enam tahun terus-terusan berkarya sejak 2018 sampai 2022 atau 2023, sebagai manusia saya rasa ada kehidupan yang berubah banget,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan itu tidak hanya terjadi dalam kehidupan profesional, tetapi juga dalam dirinya sebagai pribadi. Ia merasakan pergeseran besar dalam cara pandangnya terhadap hidup dan musik.
“Hatiku juga bergeser banget. Butuh waktu untuk mawas diri, terlebih sebagai manusia,” lanjutnya.
Pamungkas kemudian menjelaskan bahwa masa jeda tersebut menjadi ruang penting untuk menemukan kembali kejujuran dalam bermusik. Ia ingin karyanya lahir dari tempat yang lebih tulus dan bersih. “Niatku adalah bikin musik dari tempat yang lebih bersih dan jujur,” kata dia.
Momentum kembalinya ke panggung musik menjadi penanda fase baru dalam kariernya. Pamungkas mengaku kini kembali dengan energi penuh setelah melalui proses panjang tersebut.
“Sekarang jiwa, raga, cinta, waktu, energi saya 100 persen kembali lagi,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah penonton.
Konser Mini Solitaire di Jogja ini dipersembahkan oleh Hectic Creative bekerja sama dengan Artatix, JNM Bloc, dan Maspam Company Ltd. Tiket konser dijual seharga Rp99.000 melalui platform Artatix. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
JABFEST 2026 digelar 30 September-12 Oktober di The Ratan dengan menghadirkan Alissa Wahid, Martin Suryajaya hingga Saut Situmorang.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.