Kemenhut Tanam 900 Bibit Mangrove untuk Pulihkan Pesisir Raja Ampat
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Penampilan Pamungkas dalam konser Mini Solitaire di JNM Bloc, Kota Jogja, pada Minggu (12/10/2025) malam. - Harian Jogja/ Ariq Fajar Hidayat
JOGJA—Musikus Pamungkas menggelar konser bertajuk Mini Solitaire di Jogja National Museum (JNM) Bloc, Minggu (12/10/2025) malam. Sejak pintu gerbang dibuka pukul 17.00 WIB, ratusan penonton mulai memadati area konser meski hujan ringan sempat turun.
Sekitar pukul 20.00 WIB, Pamungkas muncul di panggung utama diiringi sorak penonton. Lagu One Bad Day menjadi pembuka penampilan malam itu. Tanpa jeda panjang, ia melanjutkan dengan Modern Love dan Kenangan Manis, yang disambut koor penonton yang ikut bernyanyi dari awal hingga akhir lagu.
Konser berdurasi sekitar 2,5 jam itu terasa padat. Total 30 lagu ia bawakan secara langsung, termasuk karya terbarunya yang berjudul Sambung. Lagu baru tersebut menjadi salah satu momen paling meriah malam itu karena disambut antusias oleh para penggemar.
Di sela-sela konser, Pamungkas menyampaikan refleksi pribadi tentang proses kreatif di balik album Solitaire. Ia mengaku sempat melalui masa jeda panjang setelah periode produktifnya sejak 2018.
“Setelah enam tahun terus-terusan berkarya sejak 2018 sampai 2022 atau 2023, sebagai manusia saya rasa ada kehidupan yang berubah banget,” ujarnya.
Menurutnya, perubahan itu tidak hanya terjadi dalam kehidupan profesional, tetapi juga dalam dirinya sebagai pribadi. Ia merasakan pergeseran besar dalam cara pandangnya terhadap hidup dan musik.
“Hatiku juga bergeser banget. Butuh waktu untuk mawas diri, terlebih sebagai manusia,” lanjutnya.
Pamungkas kemudian menjelaskan bahwa masa jeda tersebut menjadi ruang penting untuk menemukan kembali kejujuran dalam bermusik. Ia ingin karyanya lahir dari tempat yang lebih tulus dan bersih. “Niatku adalah bikin musik dari tempat yang lebih bersih dan jujur,” kata dia.
Momentum kembalinya ke panggung musik menjadi penanda fase baru dalam kariernya. Pamungkas mengaku kini kembali dengan energi penuh setelah melalui proses panjang tersebut.
“Sekarang jiwa, raga, cinta, waktu, energi saya 100 persen kembali lagi,” ungkapnya disambut tepuk tangan meriah penonton.
Konser Mini Solitaire di Jogja ini dipersembahkan oleh Hectic Creative bekerja sama dengan Artatix, JNM Bloc, dan Maspam Company Ltd. Tiket konser dijual seharga Rp99.000 melalui platform Artatix. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kementerian Kehutanan menanam 900 bibit mangrove di Raja Ampat untuk rehabilitasi pesisir, menjaga ekosistem, dan mendukung pembangunan berkelanjutan.
Koalisi Persma se-DIY dan AJI Yogyakarta mendesak Presiden Prabowo meminta maaf atas pernyataan "Londo Ireng" yang dinilai menstigma jurnalis.
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Gempa M 5,3 mengguncang Kupang pada Minggu malam. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas subduksi dan tidak berpotensi tsunami.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab mendorong tertib perizinan dan penguatan SOP program MBG.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.