Pameran Fotografi Rana Budaya #4 Ajak Warga Tinggalkan Sejenak Layar
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Suasana puncak perayaan hari wayang nasional dengan pementasan kolaborasi bertajuk “Senggana Duta” di kampus AKN Seni dan Budaya Jogja, Sabtu (8/11/2025) malam.
Harianjogja.com, BANTUL–Akademi Komunitas Negeri (AKN) Seni dan Budaya Jogja menggelar pementasan kolaboratif “Senggana Duta” yang melibatkan mahasiswa dan alumni sebagai puncak peringatan Hari Wayang Nasional, Sabtu (8/11/2025) malam.
Pertunjukan tersebut melibatkan 12 dalang yang merupakan gabungan dari mahasiswa dan alumni AKN, disertai tari-tarian yang berpadu dengan alur lakon. Pementasan berdurasi sekitar tiga hingga empat jam itu menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Hari Wayang Nasional yang telah dimulai sejak Jumat (7/11/2025).
Sebelumnya, AKN juga telah menggelar napak tilas dan pameran wayang di pendopo kampus, dilanjutkan dengan Festival Wayang yang diisi lomba melukis wayang kardus dan workshop wayang berbahan limbah.
Direktur AKN Seni dan Budaya Jogja, Kuswarsantyo, menjelaskan bahwa peringatan ini merupakan bentuk refleksi terhadap makna filosofis wayang sebagai tuntunan hidup manusia.
“Wayang itu filosofi kehidupan. Bagaimana manusia diibaratkan dalam kotak jagad raya dengan berbagai sifatnya. Kami ingin mahasiswa memahami makna itu, bukan hanya hafal nama tokoh atau cerita wayang,” ujarnya.
Kuswarsantyo menambahkan, karya-karya yang ditampilkan kali ini merupakan hasil eksplorasi kreatif mahasiswa yang mentransformasikan wayang ke berbagai bentuk, termasuk wayang kontemporer dan karya berbahan limbah plastik. Salah satunya terinspirasi dari karya Ki Mujar Sangkerta.
Ketua Panitia, Ima Novilasari, menjelaskan bahwa lakon Senggana Duta dipilih karena sarat nilai perjuangan dan kasih sayang yang relevan dengan semangat Hari Wayang Nasional.
“Cerita ini menggambarkan perjuangan sekaligus amanah yang harus dijalankan tokoh utama. Filosofinya bisa dikaitkan dengan tanggung jawab dan nilai-nilai pendidikan,” kata Ima.
Ia menambahkan, pementasan disusun melalui kolaborasi intens antara alumni dan mahasiswa selama dua bulan, dengan delapan kali latihan menjelang acara. “Dalam setiap segmen ada dua dalang yang tampil bergantian, diselingi tarian yang disesuaikan dengan alur lakon,” jelasnya. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Penghasilan dari usaha kos tetap dikenai pajak, tetapi tidak masuk skema PPh final 10 persen seperti rumah kontrakan. Simak aturan, tarif, dan batas omzet terba
Ibu hamil keluar malam pada dasarnya tidak dilarang, tapi ada 10 risiko yang perlu diwaspadai: kelelahan, gangguan tidur, hingga dehidrasi. Simak panduan amanny
Zulhas memastikan bangunan Kopdes Merah Putih yang tidak sesuai lokasi akan ditertibkan sebelum beroperasi pada September 2026.
India resmi mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026. Bangladesh, Yordania, Suriah, Kirgistan, Lebanon, hingga Sri Lanka disebut sebagai kandidat pengganti di Grup A ber
Google Meet meluncurkan fitur AI Gemini yang mampu merekam, menyalin, dan merangkum rapat tatap muka secara otomatis. Hasilnya tersimpan di Google Docs dan diki