Aksi Donor Darah Peringatan 14 Tahun UUK DIY Digelar di Bantul
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Istimewa
JOGJA– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta (PLN UID Jateng dan DIY) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Yogyakarta mencatat peningkatan pemakaian energi listrik di wilayah Yogyakarta selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), seiring tingginya aktivitas masyarakat dan lonjakan kunjungan wisatawan ke daerah tersebut.
Tercatat rata-rata beban listrik pada periode tanggal 25 - 31 Desember 2025 mencapai 589 megawatt (MW). Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 506 MW, atau mengalami kenaikan sekitar 83 MW atau 16 persen.
General Manager PLN UID Jateng dan DIY, Bramantyo Anggun Pambudi, mengatakan bahwa kenaikan konsumsi listrik selama momentum Nataru menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi dan pariwisata khususnya di Yogyakarta.
“Momentum libur Natal dan Tahun Baru mendorong peningkatan mobilitas masyarakat serta kunjungan wisatawan ke Yogyakarta. Hal ini berdampak langsung pada naiknya kebutuhan listrik, terutama di sektor perhotelan, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, hingga UMKM,” ujar Bramantyo.
Dia menambahkan, peningkatan konsumsi listrik tersebut mencerminkan geliat ekonomi daerah yang terus bertumbuh, khususnya pada sektor pariwisata dan usaha masyarakat.
“Kami melihat kenaikan pemakaian listrik ini sebagai sinyal positif pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Aktivitas UMKM, kuliner, penginapan, dan pusat oleh-oleh yang meningkat selama Nataru turut berkontribusi terhadap pergerakan ekonomi lokal,” katanya.
Sementara itu, Pelaksana Harian (PLH) Manager PLN UP3 Yogyakarta, Dafrioko, menyampaikan bahwa PLN telah melakukan berbagai langkah antisipasi untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode libur Nataru.
“PLN UP3 Yogyakarta melakukan penguatan sistem kelistrikan, menyiagakan personel dan peralatan, serta memprioritaskan pengamanan pasokan listrik di lokasi-lokasi vital seperti kawasan wisata, pusat keramaian, rumah ibadah, dan fasilitas publik,” pungkas Dafrioko.
PLN menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan aman, sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah di Yogyakarta pada momentum libur nasional seperti Nataru dan Tahun Baru.
“PLN berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan sebagai bentuk dukungan terhadap kenyamanan masyarakat, wisatawan, serta keberlangsungan aktivitas ekonomi di Yogyakarta, khususnya pada momentum libur besar seperti Nataru dan Tahun Baru,” tutup Bramantyo
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan Memetri Kaistimewan 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY dimeriahkan dengan aksi donor darah di Pendopo Parasamya, Bantul Sabtu (15/8/2026).
Donny Damara dan Dimas Aditya mengungkap tantangan syuting film Munafik Indonesia, termasuk mantra Jawa kuno dan bacaan Al Quran.
Presiden Prabowo menyebut digitalisasi bansos telah berjalan di 153 kabupaten/kota dan menjangkau lebih dari 3 juta keluarga.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan pemerintah bergerak cepat menangani dampak gempa M7,7 di NTT dan menyiapkan bantuan.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.