Kraton Dorong Museum Jadi Ruang Interaktif dan Inklusif bagi Anak
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Ist
KUDUS—PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di wilayah Kudus, Jepara, dan Pati. Bantuan tersebut disalurkan melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kudus sebagai bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Penyaluran bantuan difokuskan pada sejumlah desa yang terdampak cukup parah. Di Kabupaten Kudus, bantuan diterima warga Desa Temulus, Kesambi, Mejobo, dan Pasuruhan Lor. Sementara di Kabupaten Jepara, bantuan menjangkau masyarakat Desa Tempur, sedangkan di Kabupaten Pati disalurkan kepada warga Desa Tayu dan Dukuh Seti.
Bantuan diberikan secara langsung kepada masyarakat dengan melibatkan koordinasi pemerintah desa dan aparat setempat agar penyaluran tepat sasaran.
Paket bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, di antaranya 50 paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan mi instan, serta 30 paket perlengkapan kebersihan. Selain itu, PLN juga mendukung pengoperasian dapur umum guna membantu pemenuhan kebutuhan makanan warga selama masa tanggap darurat.
Manager PLN UP3 Kudus, Syaiful Azhari Siregar, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi.
“Kami turut prihatin atas banjir yang melanda beberapa wilayah. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga dan memenuhi kebutuhan dasar selama masa darurat,” kata Syaiful.
Di kesempatan terpisah, General Manager PLN UID Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, Bramantyo Anggun Pambudi, menegaskan bahwa peran PLN tidak hanya terbatas pada penyediaan listrik, tetapi juga hadir dalam situasi kemanusiaan.
“PLN berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi kondisi darurat. Ini merupakan wujud kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Selain penyaluran bantuan, PLN juga melakukan pengecekan kondisi jaringan listrik di wilayah terdampak banjir. Pemulihan kelistrikan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan aspek keselamatan.
PLN mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan, terutama di area yang masih tergenang air.
Sementara itu, Kepala Desa Kesambi, Mokhamad Masri, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan PLN kepada warganya.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan dari PLN. Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir,” katanya.
Ke depan, PLN akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, serta pihak terkait lainnya untuk mendukung penanganan pascabencana sekaligus memastikan layanan kelistrikan kembali normal dan aman bagi masyarakat. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kraton Yogyakarta mendorong museum bertransformasi menjadi ruang belajar yang interaktif dan inklusif bagi anak-anak melalui penyelenggaraan Gya!Dolan Sesarenga
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"
Pemkab Banyumas menunggu hasil investigasi Polresta Banyumas terkait ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest di Purwokerto. Korban sementara mencapai sekitar 90 o
PT Pegadaian (Persero) kembali membuktikan ketangguhannya sebagai salah satu pilar keuangan nasional dengan membukukan kinerja positif hingga 30 Juni 2026