Eko Suwanto Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Media Digital
Media Digital Sabtu, 26 September 2026 12:12 WIB
Eko Suwanto Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra

Guruh Soekarnoputra./ Antara

Eko Suwanto Ucapkan Duka Cita Atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra, DPC PDI Perjuangan Akan Gelar Doa Bersama

JOGJA— Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra. Putra bungsu Proklamator Soekarno tersebut dinilai telah memberikan dedikasi dan kontribusi besar bagi perkembangan seni dan kebudayaan Indonesia.

Eko mengenang Guruh sebagai sosok yang hangat, rendah hati, serta konsisten dalam memperjuangkan kebudayaan Indonesia. Menurutnya, Guruh merupakan salah satu sosok yang berkomitmen menjaga jati diri bangsa melalui karya-karyanya.

“Almarhum Guruh Soekarnoputra adalah orang yang baik, beliau menjadi sosok penjaga kebudayaan Indonesia yang sangat berkomitmen mempertahankan jati diri bangsa melalui karya-karyanya,” kata Eko Suwanto, Sabtu (25/9/2026).

Sebagai bentuk penghormatan, DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bersama Baitul Muslimin Indonesia Kota Yogyakarta akan menggelar tahlilan dan doa bersama di kantor partai untuk mengenang serta mendoakan almarhum.

Eko mendoakan agar Guruh mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Dia juga berharap seluruh amal ibadah dan jasa almarhum bagi bangsa mendapat balasan terbaik.

“Keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi suasana duka ini,” ujarnya.

Eko mengatakan dirinya mengenal lebih dekat sosok Guruh ketika almarhum menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi X. Saat itu, Eko bertugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI.

“Pada masa pengabdiannya di parlemen tersebut, almarhum aktif memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada pemajuan kebudayaan. Saat itu saya tugas sebagai Tenaga Ahli Ketua Komisi X DPR RI, dimana Pak Guruh adalah Anggota Komisi X,” kata Eko.

Sebagai anggota legislatif yang membidangi pendidikan, kebudayaan, pemuda, olahraga, dan pariwisata, Guruh disebut senantiasa menyuarakan pentingnya pembangunan karakter bangsa yang berlandaskan Trisakti Bung Karno, khususnya prinsip berkepribadian dalam kebudayaan.

Menurut Eko, kontribusi Guruh terhadap kebudayaan juga terlihat melalui berbagai karya seni yang diciptakannya, mulai dari musik, tari, hingga pertunjukan kolosal. Karya-karya tersebut dinilai mampu membangkitkan rasa bangga dan nasionalisme masyarakat Indonesia.

Kemampuan Guruh memadukan unsur tradisional dengan sentuhan modern, lanjut Eko, membuat karya-karyanya tetap relevan dan dikenal lintas generasi.

“Kehilangan sosok maestro kebudayaan seperti almarhum tentu meninggalkan duka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga besar PDI Perjuangan dan keluarga Bung Karno, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Semangat dan dedikasi yang telah ditinggalkan almarhum akan terus menjadi teladan dan api perjuangan almarhum dalam mewujudkan Berkepribadian Dalam Kebudayaan akan terus menyala,” kata Eko Suwanto. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online