Pameran Fotografi Rana Budaya #4 Ajak Warga Tinggalkan Sejenak Layar
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Istimewa
YOGYAKARTA—Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) mendampingi Komisi IV DPR RI saat kunjungan kerja ke BBVET Wates, Kulon Progo, untuk memperkuat pengawasan penyakit hewan dan mendukung ketahanan pangan nasional.
Kepala Badan Karantina Indonesia, Sahat M Panggabean, bersama Kepala Karantina Yogyakarta, Obing Hobir As'ari, mendampingi Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), dalam kunjungan kerja spesifik ke Balai Besar Veteriner (BBVET) Wates, Jumat (30/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam pencegahan dan pengendalian penyakit hewan untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
“Badan Karantina Indonesia dan BBVET Wates memiliki peran strategis mencegah masuk dan menyebarnya penyakit hewan menular yang mengancam peternak dan ketahanan pangan nasional. Dengan sarana prasarana memadai dan SDM profesional, pencegahan penyakit hewan dapat optimal,” ujar Titiek.
Komisi IV menekankan kewaspadaan terhadap penyakit zoonosis berbahaya, termasuk Nipah virus, yang baru-baru ini muncul di beberapa negara. DPR RI meminta Barantin memperketat pengawasan di perbatasan agar penyakit tersebut tidak masuk ke Indonesia.
Sahat M Panggabean menambahkan, terkait pencegahan Nipah Virus, Barantin bersama Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah melaksanakan surveilans berkelanjutan untuk memastikan Indonesia tetap bebas penyakit tersebut.
Selain itu, koordinasi dilakukan dengan Kementerian Koordinator Pangan dan dinas terkait untuk memperkuat peran laboratorium, memastikan hewan Qurban dari Indonesia Timur bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Pengawasan juga dilakukan melalui aplikasi ALL Indonesia untuk memastikan setiap barang bawaan penumpang mengikuti prosedur karantina. Intensifikasi pengawasan di jalur perbatasan, termasuk Selat Malaka, dilakukan dengan koordinasi lintas sektor dan pemerintah daerah,” ujarnya.
Agung Suganda, Direktur Ditjen PKH, menyebut hingga kini sembilan provinsi masih berstatus bebas PMK. “Dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Kepala Barantin, sangat penting agar status bebas PMK tetap terjaga,” ujarnya.
Sahat menutup dengan menyatakan, kunjungan kerja ini memperkuat sinergi DPR RI, Barantin, BBVET Wates, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kesehatan hewan dan ketahanan pangan nasional.
Sebagai dukungan nyata, Komisi IV DPR RI berkomitmen mengupayakan penambahan anggaran Barantin tahun ini guna menunjang operasional pengawasan dan pelayanan karantina di seluruh Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Memetri Kaistimewan DIY digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu 15 Agustus 2026. Ada senam, donor darah, jathilan, workshop hingga pertunjukan tari kolosal.
Gempa 7 magnitudo mengguncang NTT pada Sabtu pagi. Getaran terasa hingga Lombok dan BMKG menerbitkan peringatan dini tsunami.
Kemenkes mencatat 15,6 juta kasus ISPA hingga Agustus 2026. Kemarau, polusi, dan kualitas udara turut menjadi perhatian.
Website Genhi hadir untuk mengintegrasikan 10 bank sampah di Purwokinanti sekaligus memudahkan komunikasi dan pendaftaran nasabah.
Prakiraan cuaca DIY Sabtu 15 Agustus 2026 didominasi cerah. Suhu mencapai 31°C, masyarakat diminta waspada cuaca terik.