Bregodo Jogo Malioboro Jadi Daya Tarik Wisatawan
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Wilson/istimewa
YOGYAKARTA—Fitur antrean online dalam Aplikasi Mobile JKN menjadi andalan peserta lanjut usia untuk mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah, cepat, dan pasti tanpa harus menunggu lama di fasilitas kesehatan.
Pengalaman tersebut berawal dari kondisi kesehatan Wilson sekitar 10 tahun lalu saat masih tinggal di Pekanbaru. Ia mengalami gejala gangguan jantung yang mengharuskannya menjalani kontrol rutin hingga kini. Saat itu, seluruh proses pemeriksaan dan pengobatan dapat dijalani dengan lancar karena kepesertaan JKN-nya aktif.
“Dulu saya masih tinggal di Pekanbaru. Paginya, saya langsung ke klinik. Kata dokter ada gejala jantung, kemudian dirujuk ke rumah sakit. Sejak hari itu, saya harus rutin kontrol sebulan sekali ke dokter, sampai sekarang. Ada obat juga yang harus saya konsumsi setiap hari. Beruntungnya, saat itu kepesertaan JKN saya masih aktif. Seluruh biaya pemeriksaan sampai obat-obatan dijamin JKN,” jelas Wilson, Rabu (29/1/2026).
Tiga tahun terakhir, Wilson menetap di Yogyakarta untuk mengembangkan usaha. Aktivitasnya yang kerap bepergian ke luar daerah tidak menjadi kendala dalam mengakses layanan kesehatan, karena JKN dapat digunakan di luar fasilitas kesehatan terdaftar hingga tiga kali dalam sebulan hanya dengan menunjukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Kemudahan lain dirasakan Wilson melalui Aplikasi Mobile JKN, khususnya fitur antrean online yang memungkinkannya mengatur waktu kunjungan ke fasilitas kesehatan secara mandiri. Ia mengaku mengenal aplikasi tersebut atas saran petugas klinik.
“Saya seorang single fighter. Anak-anak sudah hidup di luar negeri. Saya mengenal Aplikasi Mobile JKN sudah lama. Petugas klinik yang menyarankan saya untuk mengunduh aplikasi ini. Dia memberitahu saya, bagaimana cara menggunakan fitur antrean online. Jadi, sekarang saya bisa mengakses sendiri aplikasi ini. Saya kira ini sangat memudahkan, kita tidak perlu datang ke rumah sakit subuh-subuh,” katanya.
Menurut Wilson, antrean online memberikan kepastian waktu pelayanan sehingga ia bisa datang sesuai estimasi waktu yang tertera di aplikasi. Hal ini membuat waktu menunggu menjadi jauh lebih singkat dan aktivitas sehari-hari tetap berjalan.
“Dengan sekali klik, saya bisa langsung mendapatkan nomor antrean. Dulu saya harus menghabiskan banyak waktu di rumah sakit atau klinik. Sekarang saya bisa menggunakan waktu yang lain untuk mengurus usaha,” ujarnya.
Sebagai pelaku usaha kuliner rumahan, Wilson menilai efisiensi waktu sangat penting. Dengan kemudahan layanan JKN, ia tetap bisa menjalani kontrol kesehatan rutin tanpa mengganggu produktivitas usahanya.
Wilson berharap BPJS Kesehatan terus meningkatkan kualitas dan kemudahan layanan agar seluruh masyarakat, khususnya lansia, dapat merasakan manfaat JKN secara optimal di berbagai daerah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kehadiran prajurit Bregodo Jogo Malioboro kembali mencuri perhatian wisatawan yang memadati kawasan Malioboro selama libur sekolah, Sabtu (27/6/2026).
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.