Lurah Sidomulyo: JKN Sangat Membantu Pengobatan Penyakit Jantung
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Lurah Sidomulyo, Hariyadi
Pelaksanaan bedah buku berjudul Nutrisi Penting Cegah Stunting di Balai Padukuhan Pacing Kidul, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Rabu (18/2). /Harian Jogja-David Kurniawan.
GUNUNGKIDUL—Pencegahan stunting menjadi salah satu program prioritas yang dijalankan Pemda DIY di 2026. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, saat menjadi pembicara bedah buku berjudul Nutrisi Penting untuk Cegah Stunting di Balai Padukuhan Pacing Kidul, Pacarejo, Semanu, Gunungkidul, Rabu (18/2).
“Angka stunting harus ditekan dan ini menjadi salah satu fokus yang dilaksanakan Pemda DIY, selain pemberantasan kemiskinan ekstrem,” kata Gus Im, sapaan akrabnya.
Menurut dia, penanggulangan dan pencegahan stunting merupakan upaya mencetak generasi masa depan yang tangguh dan memiliki daya saing, didukung tingkat kecerdasan yang mumpuni. Pasalnya, masalah stunting tidak hanya mengganggu pertumbuhan, tetapi juga berpengaruh terhadap kecerdasan anak.
“Makanya harus dicegah. Salah satunya dengan menggelar bedah buku untuk memberikan wawasan ke masyarakat tentang pencegahan stunting,” katanya.
Politikus PKS ini menambahkan, bedah buku tidak hanya untuk menambah wawasan peserta terkait tema buku yang dibedah. Kegiatan tersebut juga menjadi upaya Pemda DIY guna meningkatkan minat baca di masyarakat.
“Budaya membaca di DIY masih butuh ditingkatkan, makanya digelar bedah buku seperti di Balai Padukuhan Pacing Kidul,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh pustakawan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY, Hari Setyawan. Kegiatan bedah buku terselenggara berkat kerja sama dengan DPRD DIY.
“Untuk lokasinya tersebar di seluruh wilayah DIY. Salah satunya terselenggara di Gunungkidul, tepatnya di Padukuhan Pacing Kidul, Pacarejo, Semanu,” katanya.
Diharapkan program ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk gemar membaca sehingga pengetahuan dan wawasannya juga ikut bertambah.
“Makanya tema bedah buku disesuaikan dengan kondisi di masyarakat. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini juga bisa menjadi solusi terhadap permasalahan yang ada di masyarakat,” katanya.
Salah seorang peserta bedah buku asal Padukuhan Pacing Kidul, Pacarejo, Semanu, Apri Muji Astuti, mengaku senang dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah DIY tersebut. Menurut dia, tema yang diangkat sangat bermanfaat karena bisa menjadi panduan dalam pencegahan stunting.
“Kebetulan saya juga memiliki balita. Jadi, bisa belajar dari buku ini untuk pertumbuhan anak saya agar tidak stunting,” katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk Lurah Sidomulyo, Hariyadi
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen
Mitchell Baker cetak hattrick di debut Timnas Indonesia vs Kamboja. Media Vietnam juluki 'Pembunuh Kotak Penalti' dan 'permata mentah'.
Aldila Sutjiadi lolos ke perempat final WTA 500 DC Open 2026 bersama Erin Routliffe. Kalahkan Kenin/Potapova 2-0, siap hadapi wakil tuan rumah.
Paolo Maldini dan Leonardo mundur dari FIGC 16 hari setelah ditunjuk, akibat gagal menunjuk Andrea Pirlo sebagai pelatih timnas Italia.