Masyarakat Jangan Mudah Termakan Hoaks di Era Banjir Informasi
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Bupati Sleman Harda Kiswaya dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa. - ist
SLEMAN-Sepuluh hari terakhir Bulan Ramadan ini menjadi waktu yang cukup sibuk bagi banyak orang. Tak hanya mempersiapkan kebutuhan di hari Lebaran, bagi sebagian orang persiapan untuk mudik juga menjadi prioritas utama. Mulai dari mempersiapkan kesehatan diri, keamanan barang, hingga memastikan kesiapan kendaraan mudik juga penting untuk dilakukan.
Bagi warga yang ingin bermudik ke Sleman atau keluar dari Sleman, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman telah melakukan sejumlah persiapan untuk memastikan perjalanan semakin nyaman. Sebagai upaya menghadapi arus mudik Lebaran, Dinas Perhubungan (Dishub) Sleman telah menyiapkan dua Posko Lebaran untuk menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan.
Dua posko tersebut dapat ditemui di Kapanewon Tempel dan Kapanewon Prambanan, yang merupakan jalur strategis pergerakan masyarakat selama arus mudik maupun arus balik. Untuk mendukung operasional posko, Dishub Sleman menerjunkan 75 personel. Pemkab Sleman siap untuk berupaya dalam memastikan perjalanan berjalan lancar melalui pengaturan lalu lintas, pemantauan kondisi transportasi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mewujudkan pengalaman Lebaran di Sleman yang lebih menyenangkan.
Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan selama arus mudik, Pemkab Sleman juga terus melakukan penanganan dan perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU). Rehabilitasi dan pemeliharaan LPJU dilakukan di sepanjang ruas jalan Kabupaten Sleman. Sepanjang 2025 tercatat sebanyak 3.842 titik LPJU telah diperbaiki, sementara hingga Maret 2026, perbaikan telah menjangkau 532 titik.
Sebagai langkah menghadapi persiapan arus mudik Lebaran, Pemkab Sleman juga meningkatkan intensitas kerja petugas melalui jadwal piket perbaikan, tak hanya pada jam kerja, namun juga pada saat hari libur. Kegiatan ini dimulai pada 18 Maret 2026 hingga arus mudik selesai. Agenda pemeliharaan ini difokuskan pada jalur-jalur krusial mudik dan juga di kawasan wisata, seperti area Kaliurang, Prambanan, dan Tebing Breksi.
Kami mengimbau masyarakat untuk ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan kenyamanan arus mudik saat Lebaran. Mangga,
sampaikan laporan ataupun aspirasi terkait kerusakan LPJU di wilayah Kabupaten Sleman melalui nomor hotline 081390407009. Kami mengupayakan untuk melakukan penggantian lampu secepatnya memberikan penerangan yang memadai bagi masyarakat.
Sleman Dalane Padhang ininadalah bukti bahwa kami hadirnuntuk memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Sleman. Tidak hanya untuk menyambut Lebaran, kami terus berkomitmen dan berupaya untuk memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Sleman setiap harinya. Dengan begitu, diharapkan masyarakat dapat merasa krasan saat mudik di Sleman. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wakil Ketua DPRD DIY Budi Waljiman mengingatkan pentingnya literasi digital agar masyarakat mampu memilah informasi dan terhindar dari hoaks.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Kementerian PU menangani kekeringan yang mengancam 141.440 ha sawah melalui pemompaan air dan perbaikan irigasi.