Pemkot Jogja Gelar Lomba Olahraga Tradisional
Tingkatkan Kebersamaan dan Kebugaran Pegawai, Pemkot Jogja Gelar Lomba Olahraga Tradisional Pada HUT ke-79 Kota Jogja
Pegawai Pemkot Jogja mengikuti lomba tarik tambang di Lapangan Kompleks Balai Kota Jogja, Sabtu (6/6/2026)./ Harian Jogja - Stefani Yulindriani
JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 dengan menggelar senam bersama dan lomba olahraga tradisional di kompleks Balai Kota Jogja, Sabtu (6/6/2026).
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Jogja, Dedi Budiono, mengatakan peringatan HUT tahun ini tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menuturkan, senam dan lomba olahraga tradisional tersebut digelar dengan melibatkan ASN dan tenaga non-ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempererat kebersamaan serta menjaga kebugaran pegawai dalam mendukung pelayanan publik.
“Pelayanan publik membutuhkan kondisi fisik yang sehat dan kekompakan antarseluruh unsur pegawai. Kegiatan ini menjadi refleksi bagaimana kita menjaga kebugaran sekaligus memperkuat kerja sama dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Jogja, Sarwanto, menjelaskan olahraga tradisional dipilih sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus menanamkan nilai-nilai kebersamaan.
“Jangan sampai pegawai Pemkot Jogja melupakan olahraga tradisional. Kegiatan ini menjadi wadah untuk berkumpul, mempererat kebersamaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong,” katanya.
Menurutnya, olahraga tradisional mengandung banyak nilai positif seperti kerja sama tim, kekompakan, dan solidaritas yang relevan dengan budaya kerja di lingkungan pemerintahan.
Kegiatan tersebut juga mendapat respons positif dari para peserta.
Salah satunya pegawai Diskominfosan Kota Jogja, Azzahra Novitri Wulandari, yang menilai acara tersebut mampu mempererat hubungan antarpegawai lintas OPD.
“Menurut saya kegiatan seperti ini sangat bagus untuk menjaga solidaritas. Kadang-kadang masing-masing OPD sibuk dengan pekerjaannya sendiri. Melalui kegiatan ini kita bisa lebih akrab, membangun rasa kekeluargaan, dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Senam Jogja, aerobik, dan zumba yang diikuti ratusan peserta di kawasan Jalan Ipda Tut Harsono. Suasana semakin meriah saat lomba olahraga tradisional digelar di Lapangan Balai Kota Jogja, dengan pertandingan bakiak untuk peserta perempuan dan tarik tambang untuk peserta laki-laki.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkot Jogja berharap semangat kebersamaan yang terbangun tidak hanya terasa dalam peringatan HUT Kota Jogja, tetapi juga dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Selain menjaga kesehatan dan kebugaran, kegiatan olahraga bersama juga menjadi sarana memperkuat komunikasi serta sinergi antarpersonel di lingkungan pemerintahan, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal, efektif, dan berkualitas.(Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tingkatkan Kebersamaan dan Kebugaran Pegawai, Pemkot Jogja Gelar Lomba Olahraga Tradisional Pada HUT ke-79 Kota Jogja
Google sepakat membayar Rp16,56 triliun per bulan kepada SpaceX untuk menambah kapasitas komputasi AI hingga 2029.
Simulasi ancaman bom pesawat digelar TNI AU di Malang untuk menguji kesiapsiagaan personel menghadapi aksi teror penerbangan.
KY menerima 592 laporan dugaan pelanggaran etik hakim hingga Juni 2026. Sebanyak 80 laporan diproses, lima hakim dipecat tidak hormat.
Mahfud MD menilai dugaan korupsi MBG berakar dari lemahnya tata kelola BGN sejak awal. Ia menyebut berbagai masalah sudah terlihat sejak program dimulai.
Menkeu Purbaya mendorong aturan sanksi bagi importir yang terlalu lama menimbun barang di Pelabuhan Tanjung Priok guna mengurangi penumpukan kontainer.