SD Negeri Keputran A Peringkat Lima se-Kota Jogja
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.
Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Padukuhan Kadipiro, Margodadi, Seyegan telah menerapkan metode bebas sangkar untuk ternak ayam mereka (cage free farm). Metode ini ternyata mampu meningkatkan kandungan omega pada telur selain dari pakan. Telur dengan omega tinggi meningkatkan harga pasar telur tersebut./ Ist
SLEMAN—Peradaban berkembang semakin modern. Dinamika masyarakat berubah dan menjadi semakin kompleks seiring peningkatan pengetahuan dan inovasi teknologi. Perkembangan ini mendorong masyarakat untuk memikirkan berbagai metode alternatif untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
Pada sektor peternakan, Kelompok Wanita Tani (KWT) Tangguh di Padukuhan Kadipiro, Margodadi, Seyegan telah menerapkan metode bebas sangkar untuk ternak ayam mereka (cage free farm). Metode ini ternyata mampu meningkatkan kandungan omega pada telur selain dari pakan. Telur dengan omega tinggi meningkatkan harga pasar telur tersebut.
Tangan kiri Siwi dengan perlahan mengangkat seekor ayam, sedangkan tangan kanannya dengan tekun meraba bagian perut dan kepala unggas itu. Ia tampak sedang memeriksa kondisi ayam.
Siwi Handayani, 55, merupakan Ketua KWT Tangguh. Ketika dikunjungi Harianjogja.com, ia bercerita bagaimana hewan ternak seyogianya diperlakukan secara lebih arif dengan mengedepankan kesejahteraan dan kebahagiaan hewan (animal welfare).
KWT Tangguh sebenarnya baru berdiri pada 2024. Kendati masih baru, Garrya Bianti Yogyakarta melihat potensi dan memercayakan bantuan sebesar USD 10,000 untuk mengembangkan cage-free farm. Dalam program ini, Garrya Bianti Yogyakarta bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Ternak (PPT) Fakultas Peternakan UGM.
Selain dukungan CSR dan pendampingan teknik lapangan dari Fak. Peternakan UGM, pengembangan cage free farm KWT Tangguh juga dimonitor oleh BP4 Wilayah III Seyegan yang berperan dalam pembinaan, penyuluhan, serta pemantauan teknis budidaya ayam petelur.
Metode bebas sangkar dipilih lantaran Siwi percaya bahwa hewan ternak berhak untuk sejahtera. Sejahtera yang ia maksud adalah perilaku alami ayam tidak boleh dibatasi dengan kandang. Bergerak aktif, mandi debu, bertengger, bersarang, mematuk, dan bersosialisasi perlu menjadi tumpuan dalam penerapan metode bebas sangkar.
“Kita bisa membayangkan kalau sebagai makhluk hidup dikurung itu seperti apa. Kami melihat ayam yang bebas rasanya bahagia. Coba lihat saja ayam di kandang baterai itu. Mau nengok saja kesulitan,” kata Siwi ditemui di Padukuhan Kadipiro, Selasa (9/6/2026).
Siwi mengaku dalam sehari ia bisa mendapat sekitar 600 butir telur. Telur-telur ini kemudian disortir dan diklasifikasikan dalam tiga grade, A, B, C, yang mengacu pada berat telur.
Peningkatan Pendapatan
Telur dengan kandungan omega yang tinggi meningkatkan harga pasar telur ini. KWT Tangguh menjual telur tersebut seharga Rp35.000/ kilogram (kg). Harga ini hanya berlaku di luar wilayah Padukuhan Kadipiro. Sedangkan, harga untuk warga padukuhan lebih murah, yaitu Rp32.000 per kg.
Anggota KWT Tangguh juga membiasakan mengonsumsi telur dari ayam bebas sangkar. Telur ini, kata Siwi memiliki rasa yang berbeda dari telur lain. “Ada rasa gurih dan ada sedikit asin begitu,” katanya.
Konsep cage-free farm sebenarnya telah ada dan eksis sejak lama di Indonesia. Masyarakat perdesaan kebanyakan mengumbar ayam membiarkan unggas ini bebas mencari makanannya sendiri.
Namun, menurut Fauzan Rifqi, ayam yang diumbar tersebut kebanyakan ayam breeding. “Kali ini kami terapkan ke ayam petelur,” kata Rifqi.
Rifqi merupakan pendamping teknis dari PPT Fak. Peternakan UGM yang setiap minggunya melakukan kunjungan untuk memonitor perkembangan cage-free farm. PPT Fak. Peternakan UGM tidak hanya menjadi pendamping tetapi juga mengambil semua telur untuk kemudian didistribusikan kepada pasar, salah satunya adalah ke Garrya Bianti Yogyakarta.
Pakan ternyata menentukan kandungan gizi pada telur. Sebab itu PPT Fak. Peternakan UGM mengembangkan pakan yang mampu meningkatkan kandungan omega.
“Misal kita mau mengarahkan peningkatan kandungan omega pada telur, berarti pakan yang mengandung omega 3, 6, 9, seperti itu. Atau telur rendah kolesterol, berarti pakan ya rendah kolesterol,” katanya.
Oranye Belum Tentu Beromega Tinggi
Lebih jauh, ia menjelaskan tidak semua telur bercangkang oranye mengandung omega 3 lebih tinggi daripada telur biasanya. Sebab itu, masyarakat perlu mencermati informasi gizi yang biasanya tertera pada bungkus telur beromega tinggi.
“Kalau membranding telur beromega tinggi, ya perlu cek packaging komposisi kandungan telur,” ucapnya.
Beberapa kustomer PPT Fak. Peternakan UGM mengaku telur ayam cage-free tidak berbau amis dibandingkan telur ayam sangkar. Ini menjadi kelebihan lain telur cage free. Artinya, keunggulan ini dapat menjadi pendorong agar masyarakat mau beralih dari metode sangkar (cage) ke bebas sangkar.
Peternakan bebas sangkar pada KWT Tangguh tersebut sebenarnya merupakan café-free farm ketiga yang didirikan melalui CSR Garrya Bianti Yogyakarta. CSR ini diberikan dengan berkolaborasi bersama PPT Fak. Peternakan UGM sebagai pendamping yang memastikan CSR dikelola dengan tepat.
Peternakan pertama dengan metode yang sama didirikan di KWT Rejoarum Pandowoharjo dan KWT Jaya Mandiri Tridadi.
Marketing Communication Garrya Bianti Yogyakarta Winda, menyampaikan bahwa Garrya Bianti terus bertumbuh bersama dengan komunitas masyarakat di sekitar mereka. Garrya ingin menciptakan ekosistem yang saling dukung dalam berbagai sektor.
“Kami memiliki dana bantuan dan ingin kami manfaatkan untuk kelompok wanita tani. Kami menekankan pemberdayaan perempuan dan berkelanjutan,” kata Winda.
Perempuan Berdaya
Bersama Fak. Peternakan UGM, Garrya Bianti Yogyakarta mendorong peningkatan pengetahuan dan pendapatan ekonomi ibu rumah tangga. Apabila pendapatan seorang ibu naik, mereka akan lebih berdaya pada ranah domestik.
Pemberdayaan wanita dan keberlanjutan diri inilah yang menjadi tujuan akhir Garrya Bianti. Pandangan ini selaras dengan konsep cage free dan selaras dengan ucapan Siwi, bahwa baik manusia maupun hewan tidak boleh dikekang melalui saranan apa pun.
“UGM mendampingi secara teknis lewat koordinasi bersama. Produk telur juga diambil UGM. Garrya perlu telur dengan berat 60 gram atau grade A,” katanya.
Garrya Bianti Yogyakarta sebagai hotel bintang 5 di Yogyakarta yang mengusung konsep holistic wellbeing (kesejahteraan menyeluruh) dan prinsip keberlanjutan (sustainability) juga menyajikan informasi bahan baku menu yang mereka sajikan kepada tamu.
Pada buku menu mereka, ada informasi yang menceritakan mengengenai metode cage free dan asal-usul telur yang dihidangkan ketika breakfast, dine in, lunch, dan dinner.
“Komentar tamu dan market yang stay di kami itu telurnya lebih enak, gurih, dan tidak amis,” ucapnya.
Cangkang telur pun masih digunakan sebagai pupuk tanaman di Garrya Bianti. Konsep sirkular ekonomi semacam ini menjadi solusi pemasaran dan persoalan timbulan sampah yang dihasilkan industri perhotelan.
“Karyawan kami juga beli dari KWT yang kami bina. Ini salah satu dukungan Garrya Bianti. Ada juga salah satu KWT binaan yang mampu mendiversifikasi produk mereka yang juga kami gunakan,” lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 84 siswa-siswi kelas VI SD Negeri Keputran "A" dinyatakan lulus. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) meraih peringkat terbaik ke-5 se-Kota Yogyakarta.
Pendaftaran SPMB SMP di Gunungkidul dibuka mulai 22 Juni 2026. Jalur prestasi dan afirmasi menjadi tahap pertama sebelum domisili dan mutasi.
Jadwal bola malam ini hingga Kamis pagi WIB menghadirkan laga Portugal vs Nigeria dan Inggris vs Kosta Rika dalam agenda uji coba internasional jelang Piala
Presiden Prabowo menargetkan obat generik murah tersedia dalam satu tahun. Saat meresmikan RSUD di Lampung, ia juga menegaskan layanan kesehatan harus bebas
Uber membuka pendaftaran robotaxi di London bersama Wayve. Layanan taksi otonom berbasis AI menggunakan Ford Mustang Mach-E dan segera beroperasi.
BPN Kulonprogo kembali membayar uang ganti rugi Tol Jogja-YIA pada Juni 2026. Sebanyak 149 bidang tanah di Pengasih menerima UGR dengan nilai mencapai Rp248,86