Gubernur Ahmad Luthfi Jadi Tokoh Penggerak UMKM dan Ekonomi Kreatif
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih penghargaan penggerak UMKM dan ekonomi kreatif di Top Regional Leader 2026.
Bupati Kebumen Hj. Lilis Nuryani (ketiga dari kiri) menerima kunjungan Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah, Mas Waris (keempat dari kiri) dalam upaya mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Kebumen di Rumah Berdaya pada Rabu (03/06/2026) ist
KEBUMEN—Upaya memperkuat ekonomi daerah terus didorong Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui kolaborasi strategis dengan sektor perbankan. Salah satunya ditunjukkan lewat audiensi antara Pemkab Kebumen dan Bank Jateng yang digelar di Rumah Berdaya, Rabu (3/6/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Kebumen, Hj. Lilis Nuryani, yang menerima jajaran Bank Jateng dipimpin Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah, Mas Waris. Audiensi berlangsung hangat dengan fokus utama pada penjajakan kerja sama strategis untuk mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Bupati Lilis menegaskan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keuangan menjadi kunci dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi lokal. Ia menyambut positif komitmen Bank Jateng untuk terlibat aktif dalam pembangunan daerah.
“Kami membahas berbagai peluang kerja sama strategis, mulai dari penguatan sektor ekonomi, peningkatan layanan publik, hingga pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, terdapat empat fokus utama yang menjadi perhatian bersama. Pertama, penguatan sektor ekonomi lokal berbasis potensi unggulan daerah. Kedua, peningkatan akses layanan publik yang lebih inklusif. Ketiga, pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Keempat, penerapan prinsip keberlanjutan dalam pembangunan jangka panjang.
Sementara itu, Mas Waris menegaskan bahwa Bank Jateng tidak hanya berperan sebagai penyalur kredit, tetapi ingin menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan ekonomi secara menyeluruh.
“Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi kelembagaan, tetapi forum penyelarasan strategi pembangunan dengan intervensi keuangan yang konkret dan terukur. Kami ingin menjadi orchestrator ekosistem ekonomi daerah,” katanya.
Ia menjelaskan sejumlah poin penting yang dibahas dalam audiensi, antara lain pengembangan pembiayaan berbasis sektor unggulan, penguatan UMKM agar naik kelas, strategi mendorong investasi, serta optimalisasi peran Bank Jateng sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Menurutnya, ketergantungan pada APBD perlu dikurangi dengan membuka peluang investasi yang lebih luas melalui sinergi dengan lembaga keuangan.
“Kami percaya pertumbuhan Bank Jateng harus selaras dengan kemajuan daerah. Karena itu, kami akan merumuskan langkah konkret yang adaptif sesuai karakteristik Kebumen,” lanjutnya.
Melalui kolaborasi ini, Pemkab Kebumen dan Bank Jateng optimistis mampu menciptakan ketahanan ekonomi daerah yang lebih kuat di tengah dinamika global. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ke depan, kerja sama ini diharapkan mampu mempercepat pembangunan infrastruktur, memperluas akses pembiayaan, serta memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi tulang punggung ekonomi Kebumen. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih penghargaan penggerak UMKM dan ekonomi kreatif di Top Regional Leader 2026.
Fête de la Musique 2026 digelar di Jogja, hadirkan musisi emerging dan perkuat kolaborasi budaya Indonesia–Prancis.
UGM teliti fenomena api di Seyegan Sleman, analisis georadar dilakukan untuk mendeteksi kemungkinan gas dalam retakan tanah.
Kejagung geledah kasus korupsi MBG di Jakarta dan Bandung, 4 tersangka termasuk pejabat BGN, bukti elektronik disita.
Pemerintah bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi 2026 untuk pemerataan pendidikan, termasuk di IKN dan berbagai daerah.
DPP PKB menetapkan pengurus DPC PKB DIY 2026-2031. Seluruh posisi sekretaris di lima kabupaten/kota diisi kader perempuan.