Wali Kota Damar Ingatkan Orangtua: Jangan Sibuk Siapkan Masa Depan
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo saat menggunakan perahu ketinting patroli kebersihan sungai di Kali Winongo, Jumat (12/6/2026) Stefani Yulindriani/Harian Jogja
JOGJA-Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo berencana mengembangkan penggunaan perahu ketinting sebagai sarana patroli kebersihan sungai di Kota Jogja. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah baru untuk meningkatkan pengawasan dan menjaga kebersihan aliran sungai, khususnya di Sungai Winongo.
Menurut Hasto, Pemkot Jogja saat ini masih melakukan kajian terkait jenis perahu yang paling sesuai dengan kondisi sungai yang relatif dangkal dan sempit.
“Belum cocok dengan kondisi sungainya. Saya akan mencari jenis perahu seperti ketinting yang cocok untuk sungai dangkal,” ujarnya saat uji coba di Sungai Winongo, Ngampilan, Jumat (12/6/2026).
Evaluasi Mesin dan Desain Perahu
Hasto menjelaskan, secara teknis penggunaan ketinting masih memungkinkan untuk diterapkan di Sungai Winongo. Namun, perlu penyesuaian pada desain perahu dan mesin agar lebih efektif digunakan.
“Kalau kondisinya seperti ini masih bisa menggunakan ketinting. Tinggal menyesuaikan perahu dan mesinnya saja,” katanya.
Ia bahkan membuka peluang untuk mendatangkan tenaga ahli dari Kalimantan yang sudah berpengalaman menggunakan perahu ketinting di sungai-sungai dangkal.
Hasto mengungkapkan bahwa ide tersebut terinspirasi dari pengalamannya saat menjadi dokter puskesmas di Kalimantan, di mana perahu ketinting menjadi sarana utama mobilitas di wilayah sungai.
“Dulu saya sering menggunakan ketinting untuk menjangkau daerah pedalaman. Jadi sebenarnya sangat memungkinkan diterapkan di sini,” ujarnya.
Patroli Sungai untuk Cegah Pencemaran
Lebih dari sekadar transportasi, perahu ketinting nantinya akan difungsikan sebagai alat patroli kebersihan sungai. Petugas akan menyusuri aliran sungai untuk mencegah pembuangan sampah dan limbah sembarangan.
“Tujuannya untuk patroli, membersihkan sungai, dan mengawasi agar tidak ada pencemaran,” tegas Hasto.
Pemkot Jogja juga berencana melibatkan mahasiswa KKN serta komunitas pecinta alam dalam kegiatan pelestarian sungai. Kehadiran perahu diharapkan dapat mempermudah aktivitas mereka di lapangan.
“Mahasiswa dan pecinta alam bisa kita gerakkan untuk turun ke sungai secara rutin,” katanya.
Potensi Wisata Sungai di Masa Depan
Jika pengelolaan dan kebersihan sungai berhasil ditingkatkan, Pemkot Jogja membuka peluang pengembangan wisata sungai berbasis lingkungan. Bahkan, pembangunan dermaga kecil juga mulai dipertimbangkan.
“Ke depan mungkin wisatawan juga bisa menikmati suasana sungai di Jogja,” ujar Hasto.
Sungai Winongo disebut memiliki potensi besar karena masih memiliki beberapa area alami yang bisa dikembangkan tanpa menghilangkan karakter ekologisnya.
Rencana perahu ketinting ini menjadi bagian dari strategi besar Pemkot Jogja dalam memperkuat pengelolaan lingkungan berbasis sungai, sekaligus membuka peluang baru untuk wisata berkelanjutan di masa depan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menurut Damar, bekerja merupakan tanggung jawab orangtua, tetapi pengasuhan membutuhkan kehadiran. Sekolah dan teknologi, kata dia, tidak dapat menggantikan ras
Marco Bezzecchi menjadi pembalap tercepat pada Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano setelah mencatat waktu 1 menit 30,144 detik.
Dewa United vs Bhayangkara FC berakhir imbang 2-2 di Stadion Indomilk Arena. Penalti Denilson menit 80 selamatkan tuan rumah dari kekalahan.
HP flagship bekas seperti Galaxy S21 Ultra dan Note20 Ultra kini bisa ditemukan sekitar Rp4 jutaan. Cek harga dan tips sebelum membeli.
BPOM menemukan 31 obat bahan alam dan suplemen kesehatan ilegal pada pengawasan Mei-Juni 2026. Sebanyak 30 produk mengandung BKO.
Instagram kini memungkinkan pengguna memasukkan foto yang menandai akun mereka ke grid profil utama tanpa mengunggah ulang konten.