Dulu Sering Lemas Akibat Diabetes, Suprihatin Kini Bugar Berkat JKN
Peserta JKN asal Sleman mengaku kondisi diabetes, hipertensi, dan kecemasan berangsur membaik setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan rutin.
Dukcapil Gunungkidul menggelar One Day Service di Logandeng, Playen, untuk memudahkan warga mengurus dokumen kependudukan dalam sehari.
GUNUNGKIDUL-Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Gunungkidul kembali melaksanakan pelayanan jemput bola melalui kegiatan One Day Service yang digelar di Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya tertib administrasi kependudukan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan administrasi kependudukan secara lebih mudah tanpa harus datang ke kantor Dukcapil. Program ini merupakan bagian dari komitmen Dukcapil Gunungkidul dalam menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Beragam Layanan Administrasi Kependudukan
Dalam kegiatan One Day Service tersebut, Dukcapil Gunungkidul membuka sejumlah layanan administrasi kependudukan, antara lain penerbitan Kartu Keluarga (KK), layanan perpindahan penduduk, perekaman dan penggantian KTP elektronik (KTP-el), penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA), serta aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Masyarakat Kalurahan Logandeng memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengurus berbagai kebutuhan dokumen kependudukan secara langsung di wilayahnya. Dengan pelayanan yang diselesaikan dalam satu hari, masyarakat dapat memperoleh layanan secara lebih efektif dan efisien.
Dihadiri Langsung oleh Anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul
Kegiatan ini turut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Gunungkidul, yaitu Supriyani Astuti, S.Sos. dari Partai Demokrat dan Maryati dari Partai Keadilan Sejahtera. Hadir pula Lurah Logandeng, Suhardi, S.IP., bersama perangkat kalurahan dan masyarakat setempat.
Dalam kesempatan tersebut, para anggota DPRD memberikan sosialisasi mengenai pentingnya dokumen administrasi kependudukan sebagai dasar dalam memperoleh berbagai layanan publik. Selain itu, DPRD juga menyampaikan dukungan terhadap upaya Dukcapil dalam menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.
Wujud Pelayanan “Cedhak, Kepenak, Semanak”
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Gunungkidul, Kisworo, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari semangat pelayanan “Cedhak, Kepenak, Semanak” yang terus diimplementasikan oleh Dukcapil Gunungkidul.
Melalui program jemput bola seperti ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan administrasi kependudukan tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Dukcapil juga dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas sekaligus meningkatkan kepemilikan dokumen kependudukan yang lengkap dan mutakhir.
Selain memberikan pelayanan langsung, kegiatan ini menjadi sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya administrasi kependudukan dalam kehidupan sehari-hari. Dokumen kependudukan yang valid dan terkini menjadi dasar dalam berbagai urusan pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga pelayanan pemerintahan lainnya.
Ke depan, kegiatan pelayanan One Day Service akan terus dilaksanakan secara berkala di berbagai kalurahan di Kabupaten Gunungkidul. Melalui sinergi antara Dukcapil, DPRD, pemerintah kalurahan, dan masyarakat, diharapkan kesadaran serta kepatuhan terhadap administrasi kependudukan dapat terus meningkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta JKN asal Sleman mengaku kondisi diabetes, hipertensi, dan kecemasan berangsur membaik setelah hampir dua tahun menjalani pengobatan rutin.
Ancaman DBD di Indonesia terus meluas. Guru Besar UMY mendorong pemetaan risiko berbasis GWR untuk pencegahan yang lebih tepat sasaran.
Pemkot Pekalongan kembali memasang portal Jembatan Lodji Lama untuk melindungi cagar budaya dan mencegah kerusakan akibat kendaraan berat.
Bansos Digital siap diluncurkan nasional pada akhir 2026. Prabowo akan mengecek langsung uji coba sistem Perlinsos Digital pada Juli.
Kemenhub memperoleh pagu indikatif Rp28,34 triliun pada 2027. Pemerintah mengusulkan tambahan anggaran untuk keselamatan dan layanan transportasi.
AHM dan Astra Motor Jateng meresmikan Pos AHASS TEFA di SMK Muhammadiyah 3 Weleri untuk memperkuat kompetensi siswa dan mendukung industri otomotif.