Jelang Muktamar NU, Taswirul Afkar Bahas Visi NU 100 Tahun
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Telkomsel menggelar kegiatan "Koneksi Kuat Nyedulur (KKN) Bareng Telkomsel./ Ist
BREBES—Bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, mengirim pesan, melakukan panggilan video, atau mencari informasi di internet merupakan aktivitas sehari-hari. Namun, bagi warga Desa Cipetung, Kabupaten Brebes, hal-hal sederhana tersebut selama ini menjadi kemewahan yang sulit dinikmati karena keterbatasan jaringan seluler.
Hadirnya BTS Telkomsel di Desa Cipetung bukan hanya menghadirkan sinyal, tetapi juga membuka akses menuju dunia yang lebih luas. Konektivitas tersebut memudahkan masyarakat berkomunikasi dengan keluarga, mendukung proses belajar anak-anak, membantu pelaku UMKM mengembangkan usahanya, serta memperluas akses terhadap layanan kesehatan dan informasi publik.
Sebagai bentuk syukur atas hadirnya konektivitas tersebut, Telkomsel menggelar kegiatan "Koneksi Kuat Nyedulur (KKN) Bareng Telkomsel", sebuah momen kebersamaan yang mempertemukan karyawan Telkomsel dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, penyaluran bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga pertandingan sepak bola persahabatan.
General Manager Region Network Jawa Tengah dan DIY Telkomsel, M. Idham Kadir, mengatakan bahwa bagi Telkomsel, membangun jaringan bukan sekadar menghadirkan teknologi, melainkan juga menghadirkan harapan bagi masyarakat.
"Bagi Telkomsel, membangun jaringan bukan hanya menghadirkan teknologi, tetapi juga menghadirkan harapan. Di balik setiap BTS yang berdiri, ada anak-anak yang kini bisa belajar lebih mudah, ada keluarga yang dapat saling terhubung tanpa hambatan, dan ada pelaku usaha yang memiliki kesempatan memperluas usahanya. Inilah makna dan tujuan yang selalu kami pegang, bahwa selain menjalankan bisnis, Telkomsel ingin terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Cipetung, Kusyati, menyampaikan apresiasi atas hadirnya jaringan Telkomsel yang mengakhiri keterisolasian desa dari layanan telekomunikasi.
"Selama puluhan tahun masyarakat Desa Cipetung hidup tanpa jaringan seluler yang memadai. Hari ini kami merasakan perubahan besar. Atas nama seluruh masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada Telkomsel yang telah memerdekakan desa kami dari blank spot. Kami juga sangat mengapresiasi kegiatan kebersamaan hari ini, mulai dari bermain sepak bola bersama warga hingga kepedulian sosial melalui pemberian CSR kepada masyarakat yang membutuhkan. Semoga Telkomsel semakin jaya," katanya.
Melalui kegiatan ini, Telkomsel ingin menunjukkan bahwa konektivitas terbaik selalu dimulai dari kedekatan dengan masyarakat. Teknologi akan menjadi semakin bermakna ketika mampu mempererat persaudaraan, membuka lebih banyak kesempatan, dan menghadirkan kehidupan yang lebih baik.
Ke depan, Telkomsel akan terus memperluas pemerataan akses jaringan sekaligus mendorong pemanfaatan teknologi digital secara positif dan produktif agar semakin banyak masyarakat Indonesia dapat merasakan manfaat nyata dari konektivitas yang inklusif. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang Muktamar NU ke-35, Majlis Musyawarah Taswirul Afkar membahas arah NU 100 tahun ke depan dan penguatan kemandirian jamiyah.
Pelajar asal Gunungkidul, Yudha Wahyu Surya Pratama, berhasil masuk Timnas Voli U18 Indonesia dan tampil pada AVC U18 2026 di Tiongkok.
Atlet sepatu roda Jogja, Indira Acintya Rinjani, meraih medali emas, perak, dan perunggu pada Kejuaraan Jatim Open Piala Gubernur 2026 di Malang
Magelang Fair 2026 mencatat transaksi Rp3,17 miliar dengan 54.385 pengunjung. Capaian ini menjadi sinyal positif bagi pertumbuhan UMKM Kota Magelang.
Program penataan kawasan kumuh di RW 12 Kelurahan Wirobrajan mulai disosialisasikan. Warga diajak terlibat sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Seorang buruh tani di Bantul meninggal saat mencari pakan ternak. Polisi menduga korban tersengat listrik ketika memangkas ranting di dekat jaringan PLN.