Raih Penghargaan JBBA 2026, JNE Perkuat Dukungan untuk UMKM DIY

Media Digital
Media Digital Jum'at, 17 Juli 2026 16:42 WIB
Raih Penghargaan JBBA 2026, JNE Perkuat Dukungan untuk UMKM DIY

Branch Manager JNE Yogyakarta, Adi Subagyo, seusai menerima penghargaan JBBA 2026 di Kasultanan Ballroom Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu (15/7)./ Harian Jogja - Desi Suryanto

JOGJA-Sebagai salah satu pelaku bisnis jasa logistik, JNE menegaskan komitmennya memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di DIY setelah meraih penghargaan kategori Layanan Logistik Penggerak Perekonomian Masyarakat dalam ajang Jogja Brand and Business Awards (JBBA) 2026 yang digelar Harian Jogja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Rabu (15/7).

JNE menyebut penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperluas layanan logistik yang mendukung pengembangan ekonomi kreatif sekaligus memperluas jangkauan pasar bagi pelaku UMKM Yogyakarta hingga ke berbagai daerah di Indonesia.

Branch Manager JNE Yogyakarta, Adi Subagyo, menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan Harian Jogja. Menurutnya, selama ini JNE menjadikan pengembangan ekonomi kreatif di DIY sebagai salah satu fokus utama dalam menjalankan bisnis.

“Terima kasih kepada Harian Jogja yang sudah memberikan apresiasi kepada JNE. Kami memang sangat fokus terhadap pengembangan ekonomi kreatif di Yogyakarta dan bagaimana kehadiran kami bisa memberikan dampak positif bagi daerah yang menjadi basis bisnis kami,” ujar dia di sela-sela kegiatan, Rabu.

Adi mengatakan pengembangan UMKM akan tetap menjadi prioritas JNE ke depan. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra, termasuk Harian Jogja. Selain itu, JNE juga mengoptimalkan layanan logistik yang disesuaikan dengan kebutuhan pelaku usaha.

Platform SiBakul

Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan platform SiBakul milik Pemda DIY. Lewat platform tersebut, pelaku UMKM memperoleh tarif pengiriman yang lebih kompetitif sekaligus layanan distribusi yang dipantau secara khusus agar barang sampai sesuai target waktu.

“Kami memberikan potongan harga bagi UMKM di SiBakul dan memonitor secara ketat agar janji waktu pengiriman bisa terpenuhi. Kalau kami menjanjikan barang sampai dalam dua hari, kami pastikan itu bisa tercapai,” katanya.

Selain memberikan tarif khusus, JNE juga membantu pelaku UMKM dalam aspek pengemasan produk (packaging). Pendampingan itu dilakukan agar risiko kerusakan selama proses distribusi dapat ditekan sehingga produk diterima konsumen dalam kondisi baik.

Adi menjelaskan layanan JNE juga mencakup berbagai pilihan pengiriman, mulai dari layanan instan, reguler, hingga kargo. Dengan dukungan tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya mengembangkan pasar di DIY, tetapi juga mampu memperluas penjualan ke Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Indonesia Timur.

“Kami ingin teman-teman UMKM fokus mengembangkan produknya. Urusan distribusi biar kami yang mendukung sehingga mereka bisa berekspansi ke berbagai daerah di Indonesia,” ujar dia. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online