Telkomsel Luncurkan Halo Optima, Kuota Internet Capai 2.000 GB
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, layanan digital, roaming, serta benefit tambahan dalam satu paket.
Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng Mas Waris bersama Pimpinan Pondok Pesantren Ash Shodiqiyah Gus Shidqon saat penandatanganan kerja sama implementasi aplikasi PesantrenQu di Ponpes Ash Shodiqiyah, Kaligawe, Semarang, Jumat (24/7/2026)./ Ist
SEMARANG— Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pondok Pesantren Ash Shodiqiyah terkait implementasi aplikasi PesantrenQu sebagai platform digital pengelolaan pesantren.
Kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam menghadirkan solusi digital yang mendukung tata kelola keuangan dan administrasi pesantren secara lebih modern, transparan, efektif, serta terintegrasi dalam satu ekosistem.
Melalui aplikasi PesantrenQu, Pondok Pesantren Ash Shodiqiyah dapat mengelola berbagai aktivitas operasional dalam satu platform, mulai dari administrasi keuangan, pembayaran santri, pencatatan transaksi, penyusunan laporan keuangan, hingga layanan yang memudahkan komunikasi antara pengurus, santri, dan wali santri.
Direktur Bisnis Kelembagaan dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Mas Waris, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari upaya Bank Jateng Syariah dalam memperluas layanan keuangan syariah berbasis digital sekaligus mendukung peningkatan tata kelola pondok pesantren.
"Pondok pesantren memiliki ekosistem yang besar dan potensial untuk terus berkembang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan layanan yang memudahkan pesantren dalam mengelola keuangan secara profesional, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip syariah," ujarnya.
Lebih lanjut, Bank Jateng Syariah berharap semakin banyak pondok pesantren yang mengimplementasikan platform PesantrenQu untuk meningkatkan tata kelola, kemudahan pengelolaan keuangan, serta meningkatkan engagement atau keterlibatan wali santri kepada pondok pesantren.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Ash Shodiqiyah sekaligus Ketua GP Ansor Jawa Tengah, Gus Shidqon, menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah inovatif dalam meningkatkan kualitas tata kelola pesantren.
"Digitalisasi merupakan kebutuhan di era saat ini. Kehadiran PesantrenQu akan membantu pengelolaan pesantren menjadi lebih mudah, cepat, transparan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada santri dan wali santri," ungkapnya.
PesantrenQu dirancang sebagai platform digital yang mengintegrasikan berbagai kebutuhan operasional pesantren, meliputi pengelolaan keuangan, sistem pembayaran, administrasi, hingga komunikasi antara pesantren dan wali santri dalam satu ekosistem digital.
Melalui sinergi ini, Bank Jateng Syariah dan Pondok Pesantren Ash Shodiqiyah berharap implementasi PesantrenQu dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan pesantren, sekaligus mendorong terwujudnya pesantren yang semakin maju, mandiri, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.(Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkomsel meluncurkan Halo Optima dengan kuota hingga 2.000 GB, layanan digital, roaming, serta benefit tambahan dalam satu paket.
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.
OJK mencatat 42 perusahaan multifinance memiliki NPF bruto di atas 5% pada Juli 2026, naik dari 38 perusahaan pada Juni.
Antrean BBM mengular di SPBU Janti Bantul sejak 05.30 WIB. Warga memilih datang sebelum SPBU buka demi menghindari antrean panjang.
Kebakaran lahan terjadi di lereng Merapi Boyolali. Api diduga berasal dari pembakaran daun kering saat warga membersihkan lahan.
Gelombang tinggi hingga 4 meter melanda pantai selatan Cianjur. BPBD meminta nelayan dan wisatawan menjauhi pantai sementara.