Gandeng Polri, PT Pegadaian Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pemanfaatan Produk
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat./ Ist
KLATEN—PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "Kampung Merdeka: Green Visit - Upcycling Sampah Plastik Menjadi Produk Ramah Lingkungan" yang digelar di Rumah Belajar Cahaya Ilmu, Senin (3/8/2026).
Sebanyak 50 anak mengikuti kegiatan edukasi lingkungan tersebut. Melalui program ini, Alfamidi ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini dengan mengajak peserta mempraktikkan secara langsung proses upcycling, yakni mengolah botol plastik bekas menjadi tempat pensil yang memiliki nilai guna.
Branch Manager Alfamidi Boyolali, Heribertus Ari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun karakter generasi muda di wilayah operasional perusahaan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dini, sehingga anak-anak memahami bahwa limbah plastik bisa ditekan dampaknya jika kita manfaatkan kembali secara kreatif," kata Heribertus.
Dalam kegiatan tersebut, penggiat lingkungan Tri Sugiarti dari Bank Sampah Jakarta Selatan hadir sebagai narasumber. Ia memandu anak-anak mulai dari memotong, merangkai, hingga menghias botol plastik bekas menjadi tempat pensil yang menarik dan dapat digunakan sehari-hari.
"Mengedukasi anak-anak tentang pengelolaan sampah harus dilakukan dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Lewat kegiatan upcycling ini, mereka belajar bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diubah menjadi barang yang bermanfaat untuk kebutuhan sekolah sehari-hari," ungkap Tri.
Selain praktik membuat tempat pensil, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan (zero waste lifestyle). Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan dapat menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keceriaan. Seluruh peserta tampak antusias memperlihatkan hasil karya mereka sebelum membawa pulang tempat pensil yang dibuat dari botol plastik bekas sebagai hasil kreativitas sekaligus pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
egadaian dan Polri memperkuat kerja sama pengamanan serta pemanfaatan produk dan layanan Pegadaian untuk mendukung keamanan operasional dan masyarakat.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.