Ini Empat Indikator Kinerja yang Harus Dicapai Lurah Baru Bantul
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat./ Ist
KLATEN—PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) mengajak puluhan anak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, belajar mengolah sampah plastik menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk "Kampung Merdeka: Green Visit - Upcycling Sampah Plastik Menjadi Produk Ramah Lingkungan" yang digelar di Rumah Belajar Cahaya Ilmu, Senin (3/8/2026).
Sebanyak 50 anak mengikuti kegiatan edukasi lingkungan tersebut. Melalui program ini, Alfamidi ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini dengan mengajak peserta mempraktikkan secara langsung proses upcycling, yakni mengolah botol plastik bekas menjadi tempat pensil yang memiliki nilai guna.
Branch Manager Alfamidi Boyolali, Heribertus Ari, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap pelestarian lingkungan sekaligus upaya membangun karakter generasi muda di wilayah operasional perusahaan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menumbuhkan kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dini, sehingga anak-anak memahami bahwa limbah plastik bisa ditekan dampaknya jika kita manfaatkan kembali secara kreatif," kata Heribertus.
Dalam kegiatan tersebut, penggiat lingkungan Tri Sugiarti dari Bank Sampah Jakarta Selatan hadir sebagai narasumber. Ia memandu anak-anak mulai dari memotong, merangkai, hingga menghias botol plastik bekas menjadi tempat pensil yang menarik dan dapat digunakan sehari-hari.
"Mengedukasi anak-anak tentang pengelolaan sampah harus dilakukan dengan cara yang interaktif dan menyenangkan. Lewat kegiatan upcycling ini, mereka belajar bahwa sampah plastik tidak selalu berakhir di tempat pembuangan, tetapi bisa diubah menjadi barang yang bermanfaat untuk kebutuhan sekolah sehari-hari," ungkap Tri.
Selain praktik membuat tempat pensil, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya memilah sampah organik dan anorganik serta penerapan gaya hidup ramah lingkungan (zero waste lifestyle). Melalui pendekatan yang menyenangkan, anak-anak diharapkan dapat menerapkan kebiasaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitarnya.
Kegiatan ditutup dengan suasana penuh keceriaan. Seluruh peserta tampak antusias memperlihatkan hasil karya mereka sebelum membawa pulang tempat pensil yang dibuat dari botol plastik bekas sebagai hasil kreativitas sekaligus pengingat pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal
SIM Keliling Polda DIY beroperasi selama November 2026 di sejumlah lokasi. Simak jadwal, persyaratan, dan biaya perpanjangan SIM A serta C.
Jalan Usaha Tani Blubuk Kulonprogo mendapat dukungan CSR Pertamina Rp500 juta untuk memudahkan petani dan menggerakkan ekonomi warga.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 9 November 2026, tersedia 10 perjalanan. Simak jam keberangkatan dari kedua stasiun.
Sebanyak 2,4 juta genteng Jatiwangi disiapkan untuk program perumahan pemerintah. Menperin memastikan kualitas dan standar SNI terjaga.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul November 2026. Cek lokasi, syarat, dan biaya perpanjangan SIM.