Dinkes Bantul Pastikan Belum Ada Temuan Influenza A di Bumi Projotamansari
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
Sejumlah lansia saat mengikuti senam bersama dalam rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu (15/8/2026).
BANTUL - Senam bersama menjadi salah satu rangkaian kegiatan Memetri Kaistimewan DIY dalam memperingati 14 tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) DIY. Kegiatan yang digelar di Lapangan Paseban Bantul, Sabtu (15/8/2026), tersebut secara khusus menyasar warga lanjut usia (lansia).
Kepala Bidang Perencanaan dan Pengendalian Urusan Keistimewaan Paniradya Kaistimewan, Tri Agus Nugroho, mengatakan senam bersama sengaja dikemas untuk melibatkan kelompok masyarakat lanjut usia.
“Kegiatan senam bersama ini memang dikhususkan untuk Bapak-bapak, Ibu-ibu lansia. Dalam Memetri Kaistimewaan DIY ini semua segmen kami libatkan,” kata dia.
Menurutnya, senam menjadi salah satu kegiatan yang rutin digelar dalam rangkaian Memetri Kaistimewan. Kegiatan tersebut dinilai menjadi cara sederhana untuk mengenalkan sekaligus mendekatkan nilai-nilai Keistimewaan DIY kepada seluruh lapisan masyarakat.
“Senam itu selalu kami adakan. Setiap pagi selalu kami awali dengan senam, jadi pasti menjadi rangkaian yang tidak pernah ditinggalkan,” ujarnya.
Dia menuturkan keterlibatan lansia dalam kegiatan Memetri Kaistimewan menjadi bagian dari upaya agar peringatan 14 tahun UUK DIY tidak hanya dinikmati kelompok usia tertentu. Seluruh segmen masyarakat diharapkan dapat merasakan semangat keistimewaan melalui kegiatan yang sesuai dengan karakter masing-masing.
“Kami tidak mau meninggalkan segmen tertentu. Semua elemen masyarakat di DIY harus merasakan bagaimana tentang keistimewaan itu, salah satunya ya lewat senam ini,” katanya.
Suasana senam juga disesuaikan dengan peserta yang mayoritas merupakan warga lansia. Setelah senam, peserta mendapatkan hiburan musik dan pembagian doorprize.
Musik Koes Plus dipilih untuk mengiringi kegiatan sehingga suasana menjadi lebih akrab bagi peserta. Sementara itu, sejumlah doorprize berasal dari dukungan berbagai sponsor, salah satunya BPD DIY Bantul.
“Doorprize ini juga beberapa dari sponsor memberikan doorprize untuk menyemarakkan saja,” kata Tri.
Memetri Kaistimewan DIY ke-14 menjadi momentum untuk memperingati perjalanan UUK DIY sekaligus mengajak masyarakat memahami dan merasakan manfaat keistimewaan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan beragam kelompok masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang silaturahmi warga serta memperkuat kebersamaan dalam menjaga nilai-nilai Keistimewaan DIY,” pungkas dia. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Bantul memastikan belum ada temuan influenza A hingga 29 September 2026 meski terdapat laporan 24 kasus di DIY.
El Nino diperkirakan berdampak hingga 2027. Pemerintah diminta memperkuat mitigasi untuk menjaga produksi dan harga pangan.
Pemerintah masih menunggu usulan DPR soal presidential threshold dalam revisi UU Pemilu sebelum menentukan sikap terkait aturan pencalonan presiden.
UGM menyiapkan penonaktifan sementara 10 mahasiswa terduga pelaku KBGO di Fakultas Teknik selama 1,5 bulan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.