Wiryanti Sukamdani: Mustika Rasa, Warisan Resep Bung Karno Tak Sekadar Soal Masakan
Buku Mustika Rasa kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui Festival Mustika Rasa 2026 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta.
Collective Emergency Response Team (ERT) kawasan Malioboro merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan The 2026 Amazing Safety Race./ Ist
JOGJA— Collective Emergency Response Team (ERT) kawasan Malioboro merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan RI melalui kegiatan The 2026 Amazing Safety Race. Kegiatan yang awalnya merupakan inisiatif Novotel Suites Yogyakarta Malioboro untuk tim internal tersebut kemudian dikembangkan menjadi agenda kolaboratif dengan melibatkan lima properti di kawasan Malioboro.
Kelima properti yang terlibat yakni Malyabhara Hotel, Mall Malioboro Jogja, Plaza Malioboro, Novotel Suites Yogyakarta Malioboro, dan Krisna Oleh-Oleh Nusantara.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah bagi Emergency Response Team (ERT) dari masing-masing properti untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat, tetapi juga menjadi momentum memperkuat koordinasi dan kolaborasi keselamatan antarproperti di kawasan Malioboro.
Sebagai bentuk partisipasi, masing-masing properti mengirimkan enam perwakilan untuk mengikuti rangkaian kegiatan The 2026 Amazing Safety Race.
Kegiatan tersebut dipusatkan di halaman Gedung DPRD Yogyakarta dan diawali dengan sambutan dari RB Dwi Budi Nugroho selaku ketua panitia. Acara kemudian resmi dibuka oleh Taukhid, S.IP., M.Si., selaku Kepala DAMKARMAT Kota Yogyakarta.
Sebagai bagian dari upaya memastikan standar keselamatan dan profesionalitas kegiatan, DAMKARMAT Kota Yogyakarta turut hadir sebagai juri sekaligus memberikan sesi training kepada seluruh peserta.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sejumlah perlombaan yang menguji kemampuan dan pemahaman tim terkait prosedur keselamatan. Beberapa di antaranya adalah lomba menggulung nosel, pemadaman api, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), serta kuis keselamatan.
Rangkaian kegiatan tidak hanya berlangsung di halaman Gedung DPRD Yogyakarta, tetapi juga tersebar di sejumlah titik pada kelima properti yang terlibat. Peserta ditantang untuk menyelesaikan berbagai misi keselamatan di area Plaza Malioboro, Mall Malioboro Jogja, Malyabhara Hotel, Novotel Suites Yogyakarta Malioboro, dan Krisna Oleh-Oleh Nusantara.
“Dari kegiatan ini, kita akan mendapatkan ilmu yang berguna untuk kita semua dan bisa kita terapkan baik itu di tempat kerja, di jalan, di rumah, dan di manapun,” ujar RB Dwi Budi Nugroho selaku Ketua Panitia The 2026 Amazing Safety Race.
Menurut panitia, kegiatan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai agenda kolaboratif tahunan. Selain meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan tim dalam menghadapi kondisi darurat, kolaborasi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang semakin aman bagi pekerja, tamu, pengunjung, maupun seluruh masyarakat yang beraktivitas di kawasan Malioboro.
Melalui kegiatan bersama ini, masing-masing properti juga dapat saling berbagi pengalaman dan meningkatkan koordinasi dalam penerapan standar keselamatan. Dengan demikian, upaya membangun kawasan Malioboro yang tidak hanya nyaman bagi wisatawan, tetapi juga aman bagi seluruh pihak dapat dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan. (Advertorial)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buku Mustika Rasa kembali diperkenalkan kepada masyarakat melalui Festival Mustika Rasa 2026 di Alun-Alun Selatan Yogyakarta.
Akademisi mendorong RPPLH DIY 2026–2056 terintegrasi dengan tata ruang, pembangunan, penganggaran, dan program lingkungan.
Kemenhub mempercepat perbaikan terminal, bandara, dan pelabuhan terdampak gempa NTT. Distribusi logistik dialihkan lewat jalur laut jika akses darat terganggu.
Muktamar Ke-35 NU membahas perubahan AD/ART dan mekanisme pemilihan PBNU. Simak agenda Komisi Organisasi dan tahapan sidang muktamar.
24 lurah petahana dan 4 pamong maju Pilur Bantul 2026. Simak aturan cuti, pengunduran diri, serta jadwal tahapan pemilihan lurah.
Polda Metro Jaya mengungkap kronologi Bambang Setiyawan meninggal saat kericuhan Pejompongan. Keluarga menolak otopsi.