ICS 2026 Apresiasi Karya Custom Terbaik, Honda City dan Kawasaki W 650 Jadi Juara

Media Digital
Media Digital Rabu, 02 September 2026 10:32 WIB
ICS 2026 Apresiasi Karya Custom Terbaik, Honda City dan Kawasaki W 650 Jadi Juara

Pada gelaran tahun ini, penghargaan The Coolest Custom Car diraih Dawank melalui karya Honda City Sedan 2008 di kelas Asia Hottest. Sementara The Coolest Custom Bike berhasil diraih Ubai dan Bima melalui karya Kawasaki W 650 2003./ Ist

YOGYAKARTA – Indonesian Custom Show (ICS) 2026 tidak hanya menjadi ajang pertemuan komunitas dan pelaku industri custom, tetapi juga memberikan apresiasi kepada para builder dan kreator yang menghadirkan karya terbaik. Sejumlah penghargaan diberikan kepada karya custom yang dinilai menonjol dari sisi konsep, kreativitas, hingga pengerjaan.

Pada gelaran tahun ini, penghargaan The Coolest Custom Car diraih Dawank melalui karya Honda City Sedan 2008 di kelas Asia Hottest. Sementara The Coolest Custom Bike berhasil diraih Ubai dan Bima melalui karya Kawasaki W 650 2003.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi ICS 2026 terhadap para builder dan kreator yang terus menghadirkan inovasi sekaligus mendorong perkembangan kultur custom di Indonesia.

Honda City Sedan 2008 garapan Diora Autospace milik Dawank bahkan berhasil membawa pulang dua piala tambahan, yakni The Perfect Hottest Asian Car dan The Perfect Asian Car.

Mobil tersebut mengusung konsep modifikasi ekstrem dengan mengambil inspirasi dari karakter Lightning McQueen dalam film Cars. Dawank mengatakan pengerjaan mobil tersebut membutuhkan waktu sekitar satu tahun.

“Pengerjaannya lama kali ini karena prosesnya lebih detail. Apalagi pengerjaan paling sulit di bagian kaki-kaki karena mobil ini AWD,” ujar Dawank.

Sementara itu, kemenangan Ubai dan Bima juga tidak berhenti pada satu penghargaan. Motor hasil garapan Garage Nyambi Custom dan Vampire Garage tersebut berhasil menyabet empat kategori tambahan.

Keempat penghargaan itu yakni The Perfect Japan Chopper & Bobber, The Perfect Chopper & Bobber, The Perfect Custom Paint Bike, dan The Perfect Asian Upper 250cc Bike.

Ubai mengatakan proses pembangunan motor tersebut berlangsung sekitar enam bulan. Menurutnya, seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.

“Proses building kami kerjakan selama kurang lebih enam bulan. Selama berproses kami tidak memiliki kendala sama sekali, semua lancar. Bahkan modal untuk modifikasi tak sampai menyentuh Rp150 juta. Jadi, kami tak menyangka akan membawa kemenangan sebanyak ini,” ujar Ubai.

Rangkaian penghargaan tersebut menunjukkan semakin berkembangnya kualitas karya para builder lokal. Mereka tidak hanya mengandalkan tampilan visual, tetapi juga memperhatikan konsep, detail pengerjaan, teknik modifikasi, serta karakter kendaraan.

ICS 2026 sendiri berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, di Jogja Expo Center (JEC). Dengan mengusung tema “Like Air”, gelaran ini mempertemukan para builder, komunitas, kreator, pelaku industri, dan pencinta kultur custom dari berbagai daerah, termasuk pengunjung dari luar negeri.

Selain kompetisi dan apresiasi karya, ICS 2026 juga menghadirkan atraksi otomotif, pertunjukan musik, marketplace, serta berbagai program yang memperkuat interaksi antara komunitas dan masyarakat.

Beragam karya yang ditampilkan menjadi bukti bahwa kultur custom di Indonesia terus berkembang. Kreativitas para builder lokal juga menunjukkan kemampuan mereka untuk menghasilkan karya yang memiliki karakter sekaligus mampu bersaing dalam ekosistem custom yang semakin luas. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online