Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Awards

Media Digital
Media Digital Sabtu, 07 November 2026 14:32 WIB
Ekonomi Jateng Lampaui Rata-Rata Nasional, Ahmad Luthfi Diganjar CNN Indonesia Awards

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi meraih penghargaan kategori Outstanding Regional Economic Growth and Investment Development dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026./ Ist

JAKARTA— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) di bawah kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi meraih penghargaan kategori Outstanding Regional Economic Growth and Investment Development dalam ajang CNN Indonesia Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan atas upaya dan kinerja Pemprov Jateng dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan realisasi investasi. Penghargaan diterima langsung oleh Gubernur Ahmad Luthfi dalam malam penganugerahan CNN Indonesia Awards 2026 di Ballroom Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Luthfi mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam menarik investasi ke Jawa Tengah. Menurutnya, pemerintah daerah harus mampu mempromosikan berbagai potensi wilayah agar semakin banyak investor tertarik menanamkan modal.

"Penghargaan ini memacu kami untuk bekerja lebih giat lagi sebagai manajer marketing di wilayah kita dalam rangka meningkatkan investasi," kata Luthfi seusai menerima penghargaan.

Dia menjelaskan pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah secara tahunan pada triwulan III 2026 mencapai 5,73%. Capaian tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,47% pada periode yang sama.

Sementara itu, realisasi investasi di Jawa Tengah hingga triwulan III 2026 mencapai sekitar Rp72,54 triliun. Investasi tersebut berasal dari 82.420 proyek dan mampu menyerap lebih dari 340.000 tenaga kerja.

Capaian tersebut juga berpotensi bertambah seiring rencana masuknya investasi dari perusahaan asal Vietnam ke Jawa Tengah dengan nilai hampir Rp10 triliun. Masuknya investasi baru diharapkan semakin memperkuat aktivitas ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

"Ini adalah buah hasil kerja-kerja kolaboratif yang kita lakukan dengan seluruh komponen masyarakat," ujarnya.

Menurut Luthfi, pertumbuhan ekonomi dan investasi memiliki dampak penting bagi pembangunan daerah. Selain mendorong aktivitas usaha, investasi diharapkan dapat membuka lapangan kerja, menekan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Karena itu, Pemprov Jateng terus mendorong pemerintah kabupaten/kota dan seluruh pemangku kepentingan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi di daerah masing-masing. Pemerintah juga menyiapkan tenaga kerja terampil melalui pendidikan vokasi, sekolah menengah kejuruan (SMK), dan pelatihan kerja agar kompetensi masyarakat sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.

Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling mendukung antara pertumbuhan investasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Dengan demikian, manfaat investasi tidak hanya dirasakan oleh pelaku usaha, tetapi juga masyarakat luas.

"Harapan kita investasi yang tumbuh benar-benar membawa perubahan bagi masyarakat,” ucap Luthfi. (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online