Fotografer Thailand Juarai Epson International Pano Awards 2026

Media Digital
Media Digital Jum'at, 30 Oktober 2026 13:32 WIB
Fotografer Thailand Juarai Epson International Pano Awards 2026

Panorama dramatis yang menampilkan Cahaya Utara (Aurora Borealis) membentuk lengkungan langit yang sempurna di atas puncak gunung berselimut salju, karya fotografer asal Bangkok, Wutimet Bunyasirisith, terpilih sebagai pemenang The Pano Awards Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026./ Ist

SINGAPURA—Fotografer asal Thailand, Wutimet Bunyasirisith, meraih penghargaan The Pano Awards Southeast Asia Open Photographer of the Year 2026 dalam kompetisi fotografi panorama The 17th Epson International Pano Awards.

Epson mengumumkan para pemenang kompetisi fotografi panorama tersebut pada 30 Oktober 2026. Memasuki tahun ketiga berturut-turut sebagai sponsor utama bersama Epson Australia, Epson Southeast Asia terus mendukung perkembangan fotografi panorama sekaligus mengapresiasi peningkatan prestasi dan keahlian teknis fotografer dari berbagai negara.

Wutimet Bunyasirisith merupakan fotografer lanskap, seni rupa, dan perjalanan yang berbasis di Bangkok. Karya panorama yang mengantarkannya meraih penghargaan berjudul The Emerald Arch Over Lofoten, Norway.

Foto tersebut menampilkan fenomena aurora borealis atau Cahaya Utara yang membentuk lengkungan sempurna. Fenomena itu membingkai puncak gunung yang menjulang tinggi dan terpantul dengan indah di permukaan perairan pesisir yang tenang bak cermin.

“Foto ini tercipta ketika Cahaya Utara mulai bersinar terang dan melengkung sempurna mengelilingi gunung. Fenomena tersebut begitu luas sehingga lensa ultra-wide 12 mm saya pun tidak mampu menangkap keseluruhan pemandangan dalam satu bingkai,” ungkap Bunyasirisith.

Ia menjelaskan satu-satunya cara untuk mengabadikan pemandangan tersebut adalah dengan mengambil beberapa foto panorama. Setelah menggabungkan sejumlah bingkai foto, ia menyadari aurora tersebut membentuk lengkungan sempurna yang membingkai puncak gunung.

Saat itu, permukaan air yang tenang di pantai memantulkan fenomena langit tersebut seperti cermin. Namun, proses pengambilan gambar berlangsung dalam kondisi ekstrem, mulai dari suhu yang membekukan hingga angin yang menusuk. Ia bahkan harus berjalan menerobos air laut yang sangat dingin demi mendapatkan hasil foto yang diinginkan.

Mengingat berbagai tantangan yang dihadapi dalam kondisi alam tersebut, Bunyasirisith mengaku bangga berhasil mewujudkan visi fotografinya.

Regional Managing Director Epson Southeast Asia, Siew Jin Kiat, mengatakan pihaknya bangga kembali merayakan talenta fotografi yang terus berkembang di Asia Tenggara selama tiga tahun berturut-turut.

Menurutnya, keberhasilan Wutimet mencerminkan tren fotografer Asia Tenggara yang menjelajahi berbagai lanskap di belahan dunia untuk menghasilkan karya panorama berkualitas tinggi.

“Karyanya menunjukkan semangat, visi, dan kedisiplinan teknis yang luar biasa, yang menjadi ciri khas komunitas kreatif di kawasan kita. Epson merasa terhormat dapat mendukung para pencerita visual terbaik di kawasan ini melalui solusi pencetakan kelas dunia yang mampu mempertahankan kedalaman, skala, dan kekayaan warna dalam setiap karya fotografi mereka,” ujar Siew Jin Kiat.

Kurator kompetisi, David Evans, turut menyoroti konsistensi kualitas karya fotografer dari Asia Tenggara.

Menurutnya, fotografi panorama membutuhkan keseimbangan antara visi artistik dan penguasaan teknis, terutama ketika fotografer menghadapi fenomena alam yang sulit diprediksi seperti Cahaya Utara.

“Kemampuan Wutimet menghasilkan komposisi lengkungan penuh yang sempurna dalam suhu di bawah nol derajat merupakan pencapaian yang luar biasa. Sebagai kurator, menyaksikan para fotografer dari Asia Tenggara terus mendorong batas kreativitas dalam hal skala dan penceritaan visual merupakan salah satu aspek paling memuaskan dari kompetisi global ini,” kata David.

Sebagai sponsor utama bersama, Epson Southeast Asia dan Epson Australia terus mendukung fotografer di seluruh dunia melalui teknologi pencitraan berkualitas tinggi. Teknologi tersebut mencakup printer foto profesional Epson SureColor serta proyektor ultra-tipis yang dirancang untuk menghasilkan akurasi warna maksimal dan ketahanan hasil cetak berkualitas arsip dalam jangka panjang.

Galeri lengkap karya para pemenang dan foto terbaik lainnya dapat dilihat melalui tautan https://thepanoawards.com/2026-winners-gallery/ (Advertorial)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online