Bupati Klaten Ajak Masyarakat Teladani Keteladanan Kyai Ageng Gribig
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
Potret peresmian Apotek Unisia 24 Condongcatur pada Selasa (21/4/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Akses layanan kesehatan di kawasan Condongcatur, Depok, Sleman semakin mudah dengan hadirnya apotek baru yang beroperasi 24 jam. Pembukaan fasilitas ini diharapkan menjawab kebutuhan obat-obatan sekaligus layanan kefarmasian bagi warga dan mahasiswa di sekitar.
Jaringan retail farmasi di bawah PT Unisia Polifarma resmi membuka Apotek Unisia 24 cabang ke-6 di kawasan Condongcatur pada Selasa (21/4/2026). Kehadiran apotek ini juga diwarnai layanan kesehatan gratis bagi masyarakat saat peresmian.
Direktur PT Unisia Polifarma, Novi Dwi Ruguarti, menjelaskan bahwa jaringan apotek ini merupakan bagian dari pengembangan layanan kesehatan di bawah Yayasan Badan Wakaf UII.
“Jadi kami merupakan apotek di bawah PT Unisia Polifarma yang merupakan perusahaan Yayasan Badan Wakaf UII yang bergerak di bidang retail farmasi dan alhamdulillah ini cabang ke-6,” ujarnya di Condongcatur.
Ekspansi ini melanjutkan pengembangan jaringan Apotek Unisia yang sebelumnya telah hadir di sejumlah lokasi, seperti kawasan Kampus Terpadu UII Jalan Kaliurang KM 14, Gentan, Murangan, Palagan, hingga Baznas di Kota Jogja.
“Mohon doa restunya, semoga ini cabang tidak yang terakhir, tapi selanjutnya masih ada cabang-cabang yang lain,” ungkapnya.
Novi menegaskan, kehadiran Apotek Unisia 24 Condongcatur ingin menjadi “sahabat sehat” bagi masyarakat. Warga dapat dengan mudah mengakses obat maupun layanan farmasi lainnya, baik secara langsung maupun melalui layanan daring.
“Ya kami memang sahabat sehat. Jadi Apotek Unisia merupakan sahabat sehat untuk masyarakat yang pada kesempatan ini akan hadir melayani masyarakat Condongcatur, Depok, Sleman. Semoga menjadi pilihan utama yang dapat memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Selain layanan langsung, apotek ini juga menyediakan layanan pesan antar melalui aplikasi pesan singkat. Warga cukup memesan lewat ponsel, dan obat akan diantarkan ke lokasi.
“Bapak tinggal buka handphone, kirim WhatsApp ke tempat kami, kami akan antar. Ada kalau di tempat kami layanan delivery order,” jelasnya.
Ketua Pengembangan Usaha Yayasan Badan Wakaf UII, Zulian Yamit, menilai pembukaan cabang di Condongcatur menjadi langkah strategis karena tingginya kebutuhan layanan obat di kawasan padat penduduk tersebut.
“Semoga pembukaan Apotek Unisia Polifarma 24 ini memberikan berkah kepada penduduk di sekitar khususnya,” kata Zulian.
Ia juga mendorong agar ekspansi jaringan apotek terus dilakukan ke depan. Menurutnya, sektor kesehatan yang dimiliki yayasan memiliki potensi besar, mulai dari rumah sakit hingga layanan farmasi.
“Saya kira ke depan mudah-mudahan Apotek Polifarma ini berkembang. Karena kami sudah memiliki klaster kesehatan ini sangat luar biasa. Yang paling utama adalah JIH, Rumah Sakit UII yang ada di selatan dan apotek,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dukuh Dero, Ribut Suparman, berharap keberadaan apotek ini benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat. Ia bahkan mengusulkan agar ke depan dilengkapi layanan dokter praktik.
“Ya harapannya tetap menjaga marwah UII dan bisa berguna dengan masyarakat. Karena di sini dulu juga ada apotek tapi tutup. Tapi ini saya harapkan untuk apotek UII ini juga berkembang. Nanti ada dokter yang praktik yang ada di sini bisa mendukung kepentingan warga masyarakat, itu harapan saya,” tandasnya.
Kehadiran Apotek Unisia 24 Condongcatur diharapkan tidak hanya mempermudah akses obat dengan harga bersaing, tetapi juga memperkuat layanan kesehatan berbasis komunitas di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tradisi budaya Sebaran Apem Yaaqawiyyu dalam rangka Saparan Yaaqawiyyu di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, berlangsung meriah pada Jumat (31/7/2026)
Pemkab Bantul memastikan gaji ASN dan PPPK tetap dibayarkan tepat waktu. Kebutuhan anggaran mencapai Rp40 miliar-Rp41 miliar setiap bulan.
Aldila Sutjiadi dan Erin Routliffe melaju ke final DC Open 2026 usai menang 6-1, 6-1 atas pasangan China di semifinal.
Program transmigrasi Sleman 2026 membuka dua kuota ke Poso dan Polewali Mandar dengan potensi pertanian, kakao, dan kopi.
Ibu-ibu PKK Kragon II di Kulonprogo memanfaatkan galon bekas menjadi media tanam hingga meraih predikat terbaik Program Ketapangmas DIY.
John Herdman puas Timnas Indonesia menang 3-0 atas Timor Leste di Piala AFF 2026 dan meminta tim tetap fokus menghadapi Vietnam.