Di Balik Kantong Darah untuk Pasien, Ada Peran Teknisi Pelayanan Darah
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Bhirawa Saptariyanto, Manufacturing Director Anvita bersama dengan Gamma A. Thohir, Chairman and President Commisioner Dayabumi Group, Nathan TirtanaPresident Director PT Etana dan Zagy Y Berian, CEO Dayabumi Group/ Istimewa
KARAWANG – Komitmen terhadap transisi energi dan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di sektor industri kembali diperkuat melalui kolaborasi strategis antara Dayabumi Energi dengan PT Anvita Pharma Indonesia (Anvita) dan PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana). Kerja sama ini diwujudkan dalam pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap dengan total kapasitas mencapai 1 MWp, yang dibangun secara bertahap di fasilitas produksi kedua perusahaan.
Langkah ini menjadi salah satu contoh konkret bagaimana sektor industri, khususnya farmasi dan bioteknologi, mulai mengintegrasikan strategi keberlanjutan ke dalam operasional inti mereka. Sebagai perusahaan dengan standar internasional, Anvita dan Etana memiliki kebutuhan tinggi terhadap keandalan energi, konsistensi operasional, serta kepatuhan terhadap standar CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik) dan keselamatan yang ketat. Hal ini menjadikan implementasi energi terbarukan sebagai tantangan teknis sekaligus peluang strategis.
Pada tahap pertama, Dayabumi Energi telah berhasil menyelesaikan pembangunan PLTS di fasilitas produksi Anvita. Proyek ini menjadi sorotan karena dilakukan di lingkungan industri dengan tingkat sensitivitas tinggi, di mana proses produksi beroperasional non-stop dan harus memenuhi standar CPOB dan keselamatan yang ketat.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Dayabumi Energi menerapkan metode “live-installation with zero shutdown”, yaitu proses instalasi yang dilakukan tanpa menghentikan aktivitas produksi. Pendekatan ini membutuhkan perencanaan teknis yang matang, koordinasi lintas tim yang presisi, serta penerapan standar kualitas dan keselamatan yang ketat.
Dalam praktiknya, proyek ini memiliki kompleksitas yang sebanding dengan pembangunan infrastruktur energi di fasilitas kritikal seperti data center, dengan fokus utama pada kontinuitas pasokan listrik tanpa gangguan, pengendalian kebersihan lingkungan kerja, serta kepatuhan terhadap standar keselamatan operasional. Keberhasilan penyelesaian tahap pertama ini menjadi bukti bahwa implementasi energi terbarukan tetap dapat dilakukan tanpa mengorbankan kualitas operasional, bahkan di sektor dengan persyaratan paling ketat sekalipun.
Chairman Dayabumi Group, Gamma A. Thohir, menekankan bahwa keberhasilan proyek ini tidak terlepas dari disiplin dalam menjaga standar operasional di lapangan. “Membangun standar operasional yang baik menjadi kunci dalam proyek pembangunan ini. Proyek berjalan dengan baik tanpa adanya penghentian aktivitas produksi farmasi, sekaligus tetap menjaga keselamatan para pekerja. Inisiatif ESG tidak hanya berbicara tentang lingkungan, tetapi juga tentang pemenuhan standar kualitas dan keselamatan” ujarnya.
Melanjutkan keberhasilan tersebut, Dayabumi Energi akan memasuki tahap berikutnya dengan pembangunan PLTS di fasilitas operasional Etana. Proyek ini dirancang dengan pendekatan yang serupa, mengingat karakteristik operasional yang membutuhkan tingkat keandalan dan presisi tinggi.
Dari sisi manfaat, proyek pengembangan PLTS ini memberikan dampak yang terukur baik secara ekonomi maupun lingkungan. Secara keseluruhan, sistem yang dibangun diproyeksikan mampu menghemat biaya listrik hingga Rp 70 juta per tahun, serta menurunkan emisi karbon sebesar 573,17 ton CO₂ per tahun.
Efisiensi ini menjadi nilai tambah bagi perusahaan dalam meningkatkan daya saing, sekaligus memperkuat komitmen terhadap target pengurangan emisi yang semakin menjadi perhatian global. Selain itu, penggunaan energi surya sebagai sumber listrik juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap energi berbasis fosil, serta mendukung agenda transisi energi nasional menuju sistem yang lebih berkelanjutan.
Keberhasilan proyek ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi sektor industri lainnya dalam mengadopsi energi terbarukan tanpa harus mengorbankan stabilitas operasional. Dengan pendekatan yang tepat, integrasi PLTS atap dapat dilakukan secara aman, efisien, dan scalable. Sebagai bagian dari Dayabumi Group, Dayabumi Energi berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi energi yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan operasional industri modern—menggabungkan aspek teknologi, kualitas kerja, dan dampak jangka panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profesi teknisi pelayanan darah masih belum banyak dikenal masyarakat. Padahal, tenaga inilah yang bertanggung jawab memastikan setiap kantong darah aman
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.