Lereng Merapi Hujan Abu Tipis Selama 30 Menit
Kawasan lereng Gunung Merapi terjadi hujan abu tipis sebagai dampak dari luncuran awan panas yang terjadi Sabtu (2/3/2019) pagi. Masyarakat kawasan lereng Merapi tetap beraktivitas seperti biasa.
Kawasan lereng Gunung Merapi terjadi hujan abu tipis sebagai dampak dari luncuran awan panas yang terjadi Sabtu (2/3/2019) pagi. Masyarakat kawasan lereng Merapi tetap beraktivitas seperti biasa.
Gunung Merapi kembali mengalami peningkatan aktivitas pada Sabtu (2/3/2019) pagi. Tercatat setidaknya tujuh kali awan panas guguran di Gunung Merapi dengan jarak luncur maksimal dua kilometer.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja menyimpulkan awan panas yang meluncur pada Senin (25/2/2019) pukul 11.24 WIB tergolong kecil. Jarak luncurnya hanya 1.100 meter atau masih di bawah titik aman yang direkomendasikan sejauh 3km.
Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas sejauh 1.100 meter Senin (25/2/2019) siang. Ini luncuran awan panas kesekian kalinya sejak 29 Januari lalu.
Aktivitas Gunung Merapi terpantau Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), mengalami enam kali gempa guguran pada Sabtu (23/2/2019) pagi.
Balai Penyelidikan dan Pengembang Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja memastikan peralatan yang dimiliki lembaga tersebut belum mendeteksi retakan di sisi barat Gunung Merapi.
Salah satu aktivitas wisata di lereng Gunung Merapi yang marak dan masih tinggi peminatnya adalah wisata jeep.
Akivitas Gunung Merapi kembali terjadi pada Senin (18/2/2019) tengah malam. Gunung Merapi memuntahkan lava pijar. Selama enam jam menjelang tengah malam, teramati sejumlah aktivitas vulkanik di antaranya gempa guguran dan luncuran lava pijar.
Gunung Merapi tujuh kali mengeluarkan awan panas pada Senin (18/2) pagi hingga petang. Meski begitu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja tidak mengubah status Waspada Merapi karena aktivitas tersebut lumrah dan belum membahayakan penduduk.
Pagi ini, Senin (18/2/2019), Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dan lava pijar. Tidak tanggung-tanggung, Gunung Merapi mengalami guguran sebanyak lima kali dalam waktu yang berdekatan.