Sampai Lokasi Bunker dan Hulu Kali Gendol, Wisata Jeep Merapi Diklaim Masih di Radius Aman
Salah satu aktivitas wisata di lereng Gunung Merapi yang marak dan masih tinggi peminatnya adalah wisata jeep.
Salah satu aktivitas wisata di lereng Gunung Merapi yang marak dan masih tinggi peminatnya adalah wisata jeep.
Akivitas Gunung Merapi kembali terjadi pada Senin (18/2/2019) tengah malam. Gunung Merapi memuntahkan lava pijar. Selama enam jam menjelang tengah malam, teramati sejumlah aktivitas vulkanik di antaranya gempa guguran dan luncuran lava pijar.
Gunung Merapi tujuh kali mengeluarkan awan panas pada Senin (18/2) pagi hingga petang. Meski begitu, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja tidak mengubah status Waspada Merapi karena aktivitas tersebut lumrah dan belum membahayakan penduduk.
Pagi ini, Senin (18/2/2019), Gunung Merapi kembali mengeluarkan awan panas dan lava pijar. Tidak tanggung-tanggung, Gunung Merapi mengalami guguran sebanyak lima kali dalam waktu yang berdekatan.
Persiapan antisipasi erupsi Merapi terus dilakukan. Awal 2019 ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY menerima logistik sebanyak 1.200 paket.
Persoalan minimnya jalan di jalur evakuasi langsung ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman.
-Hujan yang terus mengguyur Kabupaten Magelang, Klaten, dan Boyolali mengakibatkan sejumlah jalur evakuasi Gunung Merapi di tiga daerah tersebut rusak parah. Selain hujan, aktivitas penambangan juga menjadi penyebab lain kerusakan jalur evakuasi.
Aktivitas Gunung Merapi yang mengeluarkan lelehan lava gunung berapi di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu adalah fenomena wajar.
Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya, namun jalur evakuasi yang ada justru minim penerangan. Kondisi ini dikhawatirkan memperlambat proses evakuasi jika suatu waktu terjadi erupsi Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi terus dipantau. Gunung Merapi saat ini tengah mengalami erupsi tidak menerus. Tingkat aktivitas Gunungapi Merapi masih berada di Level II atau Waspada.