Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Sejauh 400 Meter, Seperti Ini Penampakannya
Gunung Merpai di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Gunung Merpai di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Aktivitas wisata di Museum Gunungapi Merapi (MGM) masih berjalan seperti biasa pasca luncuran guguran awan panas Merapi sejauh kurang lebih dua kilometrr ke earah hulu Kali Gendol, amplitudo 70 dengan durasi 215 detik yang dilaporkan oleh BPPTKG.
Aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan sejak pembentukan kubah baru pada 11 Agustus 2018 lalu. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja mengimbau agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan terutama spot-spot wisata lava view yang berdekatan dengan Merapi.
Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro mengeluarkan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.
Aktivitas penambangan pasir di Kali Gendol masih berjalan meskipun berdasarkan hasil analisis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) sebelumnya mencatat terjadi tiga kali guguran awan panas dengan jarak luncuran yang berbeda-beda tetapi semuanya mengarah ke Sungai Gendol, pada Selasa (29/1/2019).
Gunung Merapi meluncurkan lava pijar ke arah hulu Kali Gendol, Selasa (29/1/2019).
Aktivitas Gunung Merapi terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pada Sabtu (26/1/2019) terjadi tiga kali gempa guguran di puncak Gunung Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG). Berdasarkan pemantauan pada Kamis (24/1/2019) pagi, cuaca berkabut menyelimuti Gunung Merapi yang hingga saat ini masih berstatus waspada.
Aktivitas Gunung Merapi yang terpantau Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta pada Rabu (23/1/2019) tercatat sebanyak enam kali guguran lava pijar meluncur.
Meskipun berkali-kali Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja menegaskan jika saat ini pertumbuhan kubah masih lambat.