Juru Kunci: Gunung Merapi Malah Berbahaya Jika Tak Keluarkan Letusan Lava
Aktivitas Gunung Merapi yang mengeluarkan lelehan lava gunung berapi di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu adalah fenomena wajar.
Aktivitas Gunung Merapi yang mengeluarkan lelehan lava gunung berapi di Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta itu adalah fenomena wajar.
Gunung Merapi tengah rutin menunjukkan aktivitasnya, namun jalur evakuasi yang ada justru minim penerangan. Kondisi ini dikhawatirkan memperlambat proses evakuasi jika suatu waktu terjadi erupsi Merapi.
Aktivitas Gunung Merapi terus dipantau. Gunung Merapi saat ini tengah mengalami erupsi tidak menerus. Tingkat aktivitas Gunungapi Merapi masih berada di Level II atau Waspada.
Gunung Merpai di perbatasan Jawa Tengah dan DIY meluncurkan awan panas pada Senin (11/2/2019) pagi.
Aktivitas wisata di Museum Gunungapi Merapi (MGM) masih berjalan seperti biasa pasca luncuran guguran awan panas Merapi sejauh kurang lebih dua kilometrr ke earah hulu Kali Gendol, amplitudo 70 dengan durasi 215 detik yang dilaporkan oleh BPPTKG.
Aktivitas Gunung Merapi terus mengalami peningkatan sejak pembentukan kubah baru pada 11 Agustus 2018 lalu. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogja mengimbau agar warga tetap meningkatkan kewaspadaan terutama spot-spot wisata lava view yang berdekatan dengan Merapi.
Gunung Api Karangetang di Kabupaten Kepulauan Sitaro mengeluarkan asap kawah bertekanan sedang hingga kuat berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 200 meter di atas puncak kawah.
Aktivitas penambangan pasir di Kali Gendol masih berjalan meskipun berdasarkan hasil analisis Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) sebelumnya mencatat terjadi tiga kali guguran awan panas dengan jarak luncuran yang berbeda-beda tetapi semuanya mengarah ke Sungai Gendol, pada Selasa (29/1/2019).
Gunung Merapi meluncurkan lava pijar ke arah hulu Kali Gendol, Selasa (29/1/2019).
Aktivitas Gunung Merapi terekam Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), pada Sabtu (26/1/2019) terjadi tiga kali gempa guguran di puncak Gunung Merapi.