Antisipasi Hujan Abu Merapi, BPBD DIY Siapkan Stok 30.000 Masker
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat telah terjadi guguran kubah lava di Gunung Merapi, Sabtu (29/12/2018).
Guguran lava pijar Gunung Merapi kembali terjadi pada Selasa (25/12/2018) malam.
Kembali terjadi guguran lava pijar di Gunung Merapi, Selasa (25/12/2018).
Gunung Merapi seringkali mengeluarkan guguran lava pijar akhir-akhir ini. Guguran tersebut masih dianggap hal yang wajar dan bisa dijadikan daya tarik wisata. Namun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman mengimbau agar warga tetap tenang dan tetap waspada.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta menyatakan Gunung Merapi kembali meluncurkan guguran lava pijar ke arah bukaan kawah pada Rabu (19/12/2018) malam pada Pukul 19.02 WIB.
Gunung Merapi terus melakukan aktivitasnya. Guguran lava saat ini semakin sering terjadi seiring pertumbuhan kubah lava.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan masyarakat tidak perlu panik dengan fenomena guguran lava pijar Gunung Merapi yang terjadi belakangan. Dia meminta agar masyarakat dengan iklhas menerima aktivitas Merapi yang dikenal sebagai gunung teraktif di dunia.
Meski beberapa kali mengeluarkan lava pijar dalam beberapa bulan terakhir, aktivitas Gunung Merapi dinilai wajar. Masyarakat diminta untuk tidak kawatir tinggal menunggu instruksi dari pemangku kebijakan.
Guguran lava Gunung Merapi kembali terjadi pada Minggu (16/12/2018) sekitar pukul 19.08 WIB. Jarak luncuran lava hanya 300 meter, tidak jauh berbeda dengan sebelumnya.