Ini Rahasia Keberhasilan Gojek Jadi Transportasi Online Paling Banyak Dipakai di Indonesia
Gojek Indonesia kini sudah sukses menyandang status sebagai decacorn. Apa rahasia pertumbuhan Gojek?
Gojek Indonesia kini sudah sukses menyandang status sebagai decacorn. Apa rahasia pertumbuhan Gojek?
Sebagai perusahaan rintisan digital, Gojek dinilai memberikan kontribusi signifikan kepada perekonomian nasional. Selain itu, mengikuti aturan yang ada, operasionalisasi Gojek telah membuka banyak lapangan kerja layak bagi masyarakat.
Ratusan driver angkutan berbasis online dari berbagai koloni yang tergabung dalam Front Independen (FI) Driver Online Indonesia mendatangi Perwakilan Kantor PT Karya Anak Indonesia Gojek Indonesia (GI) di Jogja, Selasa (9/4/2019).
Dalam laporan yang diterbitkan CB Insight, valuasi Gojek kini telah menembus US$10 miliar yang berarti perusahaan on-demand ini sudah berstatus decacorn.
Kementerian Komunikasi dan Informatika tidak akan mengeluarkan aturan tambahan guna mendukung aturan ojek online (ojol) yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan.
Gojek sebagai perusahaan teknologi terdepan di Indonesia, memahami bahwa mitra merupakan salah satu bagian penting dalam ekosistem GOJEK. Maka dari itu, rangkaian inisiatif untuk para mitra tak henti diadakan, salah satunya guna membina tali silaturahmi dan persaudaraan antar mitra.
Kejadian unik ini memang tidak untuk dicontoh namun menarik perhatian warganet dan menjadi viral di dunia maya. Sebuah postingan foto memperlihatkan seorang driver ojol ketahuan melakukan live streaming sambil mengantar penumpangnya.
Driver ojek online tidak memiliki jam kerja khusus. Bahkan dini hari mereka tetap bekerja. Risiko pun bisa mengancam mereka.
Pemerintah telah mengatur tentang transportasi online. Pengemudi ojek online (ojol) kini wajib dilindungi oleh asuransi kesehatan baik BPJS Kesehatan maupun jenis asuransi lain. Sementara itu, penumpang wajib dapat santunan kecelakaan.
Penumpang ojek online (ojol) perlu merogoh kocek lebih dalam untuk menikmati fasilitasnya, yakni Rp2.500--Rp3.150 per km dengan tarif biaya jasa minimal 4 km pertama Rp7.000--Rp10.000.