Kulinerku Oke Dorong Industri Wisata
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY turut mendukung industri pariwisata, khususnya wisata kuliner dengan peluncuran aplikasi Kulinerku Oke, di UIN Sunan Kalijaga, Sleman, Sabtu (28/9).
Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) DIY turut mendukung industri pariwisata, khususnya wisata kuliner dengan peluncuran aplikasi Kulinerku Oke, di UIN Sunan Kalijaga, Sleman, Sabtu (28/9).
Pariwisata menjadi roda penggerak perekonomian di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Di dalam pariwisata, keragaman kuliner yang ada menjadi salah satu daya tarik. Daya tarik inilah yang dikemas Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DIY untuk mendatangkan lebih banyak wisawatan.
Pemerintah memutuskan menjadikan area pantai selatan DIY sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Konsekuensinya, keran investasi bakal dibuka lebar ke investor. Warga pesisir harus bersiap dengan perubahan wajah pantai selatan.
Bank Indonesia menilai sektor yang memiliki dampak cukup cepat terhadap pertumbuhan ekonomi perlu didorong, misalnya saja sektor wisata.
Dinas Pariwisata (Dispar) DIY melakukan pendampingan kepada desa wisata yang ada di Dusun Tanjung, Desa Donoharjo, Kecamatan Ngaglik, Sleman, Selasa (24/9/2019).
Pola pengembangan pariwisata berbasis komunitas atau community-based tourism (CBT) dinilai lebih efektif untuk meningkatkan perekonomian masyarkat sekitar. Pengembangan CBT juga didukung oleh Bank Indonesia.
Sektor pariwisata menjadi salah satu sektor penopang perekonomian di DIY. Berbagai pihak diharapkan meningkatkan kontribusinya dalam mengembangkan pariwisata di DIY termasuk industri jasa keuangan (IJK) yang ada di DIY.
Badan Otorita Borobudur (BOB) berupaya mengembangkan potensi lokal dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang ada di zona otorita BOB dengan gencar menggelar pelbagai jenis pelatihan.
Okupansi hotel di DIY mengalami peningkatan selama Juli, meski begitu lama tinggal masih stagnan, tidak berubah signifikan.
Sebanyak 320 pelaku usaha wisata di Kabupaten Kulonprogo mendapat pelatihan pelayanan kepariwisataan 2019.