Cegah PMK, Transaksi Hewan Kurban di Pasar Hewan Ini Bisa lewat WA
Pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK) di Gunungkidul terus dilakukan, salah satunya dengan bertransaksi ternak lewat grup Whatsapp.
Pencegahan penyakit kuku dan mulut (PMK) di Gunungkidul terus dilakukan, salah satunya dengan bertransaksi ternak lewat grup Whatsapp.
Harga hewan ternak yang terkena Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) turun drastis sekitar 50%-60% untuk sapi. Sementara untuk kambing penurunannya relatif tidak terlalu tinggi, yakni di kisaran 30%.
Harga hewan ternak di Pasar Hewan Siyono di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, turun hingga mencapai Rp6 juta per ekor untuk sapi, akibat ditemukan hewan ternak yang suspek dan positif penyakit mulut dan kuku di pasar tersebut.
Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman menyebutkan bahwa saat ini Sleman kekurangan persediaan hewan kurban akibat wabah penyakit mulut dan kuku (PMK).
Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak di Bantul terus meluas. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bantul, Joko Waluyo, menyebut hingga Kamis (16/6/2022), total kasus PMK di seluruh wilayah Bantul telah mencapai 1.220 kasus.
Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Sleman terus menyebar. Hingga Kamis (16/6) tercatat sebanyak 1.974 kasus dengan rincian 20 kasus sembuh, 9 mati dan 1.945 kasus masih dalam proses penyembuhan.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mengajukan 79.000 ekor sapi yang akan divaksin untuk mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Jumlah ini lebih dari separuh populasi sapi di Bumi Handayani yang mencapai 157.000 ekor.
Penyakit Mulut Kuku (PMK) pada hewan ternak di DIY mencapai 3.120 hingga Selasa (14/6/2022).
Pemkab Sleman melalui Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan (DP3) mengajukan 97.050 ternak untuk mendapatkan vaksin Penyakit Mulut dan Kuku dari Pemerintah Pusat.
Kapanewon Pleret menjadi zona merah penyakit mulut dan kuku (PMK) setelah sebanyak 512 sapi yang dilaporkan positif PMK. Meski demikian Pemkab Bantul menginstruksikan aktivitas penjagalan tetap berjalan agar perekonomian warga tidak berhenti.